detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 14 Nov 2020 16:26 WIB

Kompetisi Free Fire Sukses Digelar, PB ESI Harap eSport Ada di PON

Mercy Raya - detikSport
Free Fire Piala Pelajar Se-Jabodetabek Kompetisi Free Fire Sukses Digelar, PB ESI Harap eSport Ada di PON (Humas PB ESI)
Jakarta -

Kompetisi game Free Fire Piala Pelajar Se-Jabodetabek season 1 sukses digelar. PB Esport Indonesia (PB ESI) berharap olahraga elektronik itu bisa tampil di PON dan multievent internasional.

PB ESI menggelar kompetisi antarpelajar Sekolah Menengah dan Sederajat SE-Jabodetabek sekaligus memperingati Hari Pahlawan ini di kantor PB Esports Indonesia sejak 9-13 November.

Total dari 10.107 tim (40.428 pemain) dari 500 sekolah lebih yang bertanding, ada 12 tim yang lolos di grandfinal. Mereka bertarung dan memperebutkan gelar juara serta hadiah Rp 120 juta plus uang pembinaan untuk sekolah masing-masing Rp20 juta. Hasilnya SMKN 13 Depok keluar sebagai kampiun.

Ketua umum PB eSport Indonesia, Budi Gunawan, yang hadir dalam final melalui virtual mengapresiasi apa yang dilakukan pelajar dalam kompetisi. Ia juga menyebut bahwa anak muda yang berkompetisi itu layak bertarung di kancah internasional.

Turut hadir juga dalam acara tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina PB Esport, Marciano Norman, yang juga Ketua KONI Pusat, Deputi IV Kemenpora Chandra Bhakti, serta Sekjen PB Esports Indonesia Frengky Ong dan jajaran.

Hal serupa diungkapkan Ketua harian PB Esport, Bambang Sunarwibowo. Menurutnya, kompetisi ini adalah awal untuk mencari bibit-bibit yang siap bertarung di ajang internasional.

Free Fire Piala Pelajar Se-JabodetabekFree Fire Piala Pelajar Se-Jabodetabek (Humas PB ESI)

Hal ini seiring dengan visi PB Esport yang memiliki tanggung jawab untuk mencari, membentuk dan mengorbitkan talenta anak-anak muda untuk berkompetisi bidang Esports di dunia internasional.

"Selamat kepada para pemenang. Kompetisi ini season 1, ke depan kita akan melaksanakan skala nasional di tahun depan," kata Bambang.

"Kami harapkan ke depan bisa mengikuti kompetisi yang lebih besar seperti PON atau kami harapkan ikut di SEA Games 2021 dan beberapa event-event internasional lainnya. Kami juga berharap olahraga ini bisa memberikan kontribusi ekonomi khususnya di masa pandemi COVID-19," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina PB eSport Indonesia Sandiaga Uno menyambut kompetisi antar pelajar ini. Menurut Sandi, olahraga ini bisa menjadi harapan untuk menggenjot ekonomi.

"Ternyata olahraga ini bisa menjadi secercah cahaya. Bahwa kita bukan hanya bisa menggerakkan dari segi prestasi tapi juga dari segi industri," kata Sandiaga Uno.

"Esport tahun lalu industri yang bisa membuka lapangan kerja dengan total lebih dari 15 triliun perputaran ekonominya," sambung dia.

Adapun turnamen Piala Pelajar ini telah mengukir rekor dengan peserta terbanyak mencapai 10.107 tim (40.428 pemain) dari 500 sekolah lebih, hanya dalam waktu selama 3 hari dibuka pendaftarannya. Selain itu, total hadiah Rp 500 juta sebagai hadiah terbanyak dalam sejarah kompetisi Esports di tanah air untuk level pelajar.

(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com