detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 18 Nov 2020 18:23 WIB

Tiga Cabor Dapat Bantuan Dana Pelatnas 2020 dari Kemenpora

Mercy Raya - detikSport
Pelatnas 2020 Tiga Cabor Dapat Bantuan Dana Pelatnas 2020 dari Kemenpora (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta -

Tiga cabang olahraga mendapat dana pelatnas 2020 dari Kemenpora. Kepastian itu setelah nota kesepahaman anggaran diteken bersama PPK Kemenpora.

Ketiga cabor itu ialah bowling, senam, dan catur. Proses penandatanganan dilakukan di Wisma Kemenpora, Senayan, Rabu (18/11/2020) oleh ketua masing-masing cabor dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hadir turut menyaksikan Menpora Zainudin Amali, Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono, dan perwakilan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Adapun jumlah anggaran yang disetujui masing-masing cabor berbeda. Catur mendapat anggaran sekitar Rp 538,4 juta dari usulan semula Rp 739,8 juta. Dana itu untuk mengakomodasi 10 atlet , 2 pelatih, dan 2 tenaga pendukung.

Senam mendapat Rp 416,5 juta dari usulan awal Rp 721, 8 juta untuk mendukung akomodasi 12 atlet, 4 pelatih,dan 5 tenaga pendukung.

Adapun bowling menerima Rp 1,4 miliar dari usulan Rp 16,2 miliar. Jumlah itu guna memfasilitasi 14 atlet, tiga pelatih, dan 4 tenaga pendukung.

Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Chandra Bakti, dalam laporannya mengatakan komponen anggaran tersebut nantinya digunakan cabor untuk berbagai kegiatan.

Seperti honorarium, akomodasi, PCR test, suplemen, peralatan, hingga tiket pemanggilan atlet dan pelatih serta pemulangannya.

"Selain itu, untuk jaminan kesehatan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diperuntukkan bagi manajer, atlet, dan pelatih," ujar Chandra dalam melalui aplikasi Zoom, Rabu (18/11/2020).

Pelatnas 2020Tiga Cabor Dapat Bantuan Dana Pelatnas 2020 dari Kemenpora (Mercy Raya/detikSport)

Menyoal mekanisme penyerahan anggaran, Chandra menjelaskan, akan dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) langsung ke rekening penerima sebanyak 100 persen.

Dia pun mengimbau agar masing-masing induk cabor untuk mempergunakan anggaran yang diterima sebaik-baiknya. Hal ini untuk mengantisipasi ketidaksesuaian administrasi seperti yang terjadi pada sebelumnya.

"Dihimbau bagi seluruh induk cabang olahraga penerima bantuan untuk meningkatkan kepatuhan anggaran. Harus serius karena dari temuan BPK dari tahun-tahun sebelumnya masih ditemukan ketidaksesuaian administrasi dari laporan pertanggungjawaban yang disampaikan," ujarnya.

"Kemenpora akan mengembangkan pengawasan dan pendampingan dana bantuan peningkatan prestasi nasional. Induk organisasi olahraga diwajibkan mengisi LPJ menggunakan aplikasi yang sudah ditetapkan."

"Kemenpora juga akan memberikan pelayanan, pendampingan terkait penggunaan anggaran agar sesuai dengan ketentuan wajib cabor yang mengalami kesulitan dana bantuan agar berkoordinasi dan dicarikan solusi," Chandra menegaskan.

(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com