detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 13 Des 2020 12:15 WIB

Pelatnas Angkat Besi Tidak Libur saat Natal dan Tahun Baru

Mercy Raya - detikSport
Muhammad Faathir, lifter muda RI yang meraih dua medali emas dan satu perak di Kejuaraan Dunia Remaja IWF Youth World Cup 2020. Tim angkat besi tak libur Natal dan tahun baru. (Foto: Dok. PABBSI)
Jakarta -

Tim angkat besi untuk Olimpiade tak akan mendapat libur saat Natal dan Tahun Baru. Mereka tetap latihan di mess Kwini, Jakarta, untuk persiapan kejuaraan 2021.

Kepala bidang Pembinaan Prestasi PABSI, Hadi Wihardja, mengatakan sangat berisiko untuk memberi libur di hari raya karena kasus pandemi Corona yang masih tinggi.

"Natal (atlet) di Pelatnas," kata Hadi kepada detikSport, Minggu (13/12/2020).

Sebagai gantinya, sebut Hadi, sepekan ini mereka menjalani rest active. Artinya, diperbolehkan untuk menyambangi keluarganya dengan catatan jarak lokasi dekat dan program latihan tetap jalan.

"Pertama untuk menghindari pandemi. Kedua pulangnya bersamaan dengan masyarakat umum karena itu yang kami antisipasi," dia menjelaskan.

"Selama mereka menjalani rest active ini, atlet harus tetap berlatih dengan program yang sudah diberikan pelatih. Jadi ketika mereka kembali ke mess 20 Desember nanti tak harus dari awal lagi. Apalagi saat ini progres latihan atlet sudah bagus," ujarnya.

Diketahui, PB PABSI baru menjalani tes progres angkatan untuk tim angkat besi pada 11 Desember lalu. Hasilnya, sejumlah lifter mengalami peningkatan.

Muhammad Faathir (61 kg) misalnya. Ia mencetak angkatan total 275 kg dengan rincian 115 kg untuk angkatan snatch dan 160 kg clean and jerk. Jumlah ini lebih baik saat ia tampil di IWF Online Youthp1 World Cup 2020.

Meskipun meraih emas, angkatannya masih jauh dari total angkatan terbaiknya yaitu 263 kg (113 kg snatch dan 150 kg clean and jerk).

Peningkatan serupa dialami Rizki Juniansyah di kelas 73 kg. Dia berhasil membukukan angkatan total 332 kg (150 kg angkatan snatch dan 182 kg angkatan clean and jerk). Total angkatannya naik 7 kg dari sebelumnya 325 kg (145 kg snatch dan 180 kg untuk angkatan clean and jerk) di kejuaraan dunia remaja 2020.

Di kelas yang sama, Rahmat Erwin Abdullah hanya terpaut 2 kg dengan angkatan total juniornya, Rizki. Ia mencatatkan total angkatan 334 kg (147 kg snatch dan 187 kg cleqman and jerk).



Simak Video "Ajukan RI Jadi Tuan Rumah Olimpiade, Jokowi Siapkan Roadmap"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com