detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 14 Des 2020 06:00 WIB

Steven Menayang Juara Longines FEI Jumping World Cup SEA League

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Steven Menayang Steven Menayang juara Longines FEI Jumping World SEA League. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Steven Menayang tampil sebagai juara Longines FEI Jumping World Cup SEA League. Itu setelah atlet 39 tahun tersebut jadi runner-up di seri ketiga.

Steven bersama kuda Babriola mengumpulkan 21,5 poin dari tiga seri kejuaraan FEI Jumping World Cup SEA League sejak 6 Desember lalu. Poin tersebut adalah jumlah dari dua hasil terbaik.

Atlet berkuda dari klub ZZ Stable ini pada seri II lalu menjadi juara pertama. Torehan runner-up pada seri III atau final di Arthayasa Stable, Limo, Minggu (13/12/2020) hari ini memastikannya jadi kampiun.

"Sukses ini karena persiapan kami yang matang. Kalau persiapan tidak bagus, tentu hasilnya tak seperti ini. Mempertahankan kondisi kuda selama tiga seri menjadi tantangan para peserta," kata Steven.

Tampil sebagai pemenang seri III adalah Marcho Momuat, yang mencatatkan 4 angka kesalahan. Sementara Steven jadi runner-up setelah membukukan 8 angka kesalahan, disusul Ferry Wahyu Hadiyanto di posisi tiga dengan 12 angka kesalahan.

Juara pertama seri diganjar hadiah Rp 15,4 juta, sementara runner-up dan peringkat tiga masing-masing mendapatkan Rp 9,6 juta dan Rp 7 juta.

Di klasemen keseluruhan, Marcho ada di urutan kedua dengan 19 poin hasil dari kemenangan di seri terakhir dan ranking keempat di seri kedua. Ferry menempati posisi ketiga dengan 16 poin.

Longines FEI Jumping World Cup South East Asia League digelar dengan dukungan Aragon, DNV Equestrian, Almor Stable, ZZ Stable, Nusa Kirana Group, Zaganosh, Oxone, Djiugo dan Arthayasa. Riyanti Kutty Nurinda dari klub DNV optimis pertandingan level internasional ini bisa digelar secara berkala.

"Digelarnya Jumping World Cup SEA League ini sejalan dengan keinginan komunitas equestrian. Sudah lama sekali tidak diadakan. Kami bersyukur event ini bisa berjalan dengan baik di saat pandemi seperti ini," kata Nurinda.

Longines FEI Jumping World Cup South East Asia League dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Panitia membatasi jumlah peserta. Semua atlet, ofisial dan pendukung tim wajib menjalani swab test di lokasi pertandingan.



Simak Video "Belajar Olahraga Berkuda, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com