detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 05 Jan 2021 20:20 WIB

UFC di 2021: Mencari Raja Baru Setelah Khabib Nurmagomedov

Afif Farhan - detikSport
ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - SEPTEMBER 07: Khabib Nurmagomedov of Russia lokks on  against Dustin Poirier of United States in their Lightweight Title Bout during the UFC 242 event at The Arena on September 07, 2019 in Abu Dhabi, United Arab Emirates. (Photo by Francois Nel/Getty Images) UFC di 2021: Mencari Raja Baru Setelah Khabib Nurmagomedov (Francois Nel/Getty Images)
Jakarta -

Era Khabib Nurmagomedov di kelas ringan UFC sudah berakhir. Maka kini, siapakah raja baru selanjutnya?

Khabib Nurmagomedov menutup karier di UFC dengan pertarungan terakhir kontra Justin Gaethje. Duel itu berlangsung di Fight Island, Abu Dhabi pada akhir November di tanggal 25 dalam UFC 254.

Setelah laga itu, Khabib Nurmagomedov menyatakan pensiun. Itu setelah sang ibu, tak mau melihat Khabib bertarung setelah ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov tutup usia di awal bulan Juli. Seperti diketahui, Abdulmanap tutup usia karena penyakit jantung.

Petarung asal Dagestan itu menutup kariernya dengan gemilang. Rekor kemenangannya 29-0, mampu mempertahankan sabuk juara kelas ringan, dan menempati peringkat pertama pound-for-pound (P4P) alias petarung terhebat.

'The Eagle', begitu julukannya sudah berkarier di UFC sejak tahun 2013. Empat kali dirinya mampu mempertahankan gelar sabuk juaranya.

Khabib NurmagomedovKhabib Nurmagomedov (Instgram/UFC)

Comeback Khabib Nurmagomedov ke UFC masih tanda tanya. Toh pihak UFC, juga bisa memutuskan siapa juara baru di kelas ringan.

Melihat situs resmi UFC, terdapat 10 petarung di peringkat teratas kelas ringan. Kesepuluh petarung itu adalah (sesuai peringkat dari 1-10) Justin Gaethje, Dustin Poirier, Charles Oliveira, Conor McGregor, Tony Ferguson, Dan Hooker, Rafael dos Anjos, Diego Ferreira, dan Al Iaquinta.

Islam Makhachev, saudaranya Khabib berada di nomor 13. Jalannya masih panjang untuk melanjutkan 'tongkat estafet' juara dari Khabib.

LAS VEGAS, NEVADA - JANUARY 18:  Conor McGregor celebrates after defeating Donald Cerrone in a welterweight bout during UFC246 at T-Mobile Arena on January 18, 2020 in Las Vegas, Nevada. McGregor won by a TKO in the first round. (Photo by Steve Marcus/Getty Images)Conor McGregor (Steve Marcus/Getty Images)

Dari 10 petarung tersebut, cuma Conor McGregor dan Rafael dos Anjos yang pernah menjadi juara kelas ringan. Rafael Dos Anjos di tahun 2015 setelah mengalahkan Anthony Pettis, sedangkan Conor McGregor di tahun 2016 setelah mengkalahkan Eddie Alvarez.

Justin Gaethje, Dustin Poirier, dan Tony Ferguson, ketiganya pernah mencicipi titel interm kelas ringan. Sisanya walau belum pernah jadi juara, tentu tak bisa dipandang sebelah mata.

Justin GaethjeJustin Gaethje (Instagram/UFC)

Di awal tahun 2021, tersaji duel UFC 257 antara Dustin Poirier vs Conor McGregor. Duel tersebut bakal berlangsung di Fight Island, Abu Dhabi pada 23 Januari.

Duel tersebut bukan untuk merebutkan gelar. Namun sudah pasti, bakal jadi tolak ukur kekuatan baru di kelas ringan semasa eranya Khabib Nurmagomedov.

Pemenangnya nanti pun bakal memperbaiki posisi di peringkat 10 besar. Apalagi, duel itu sendiri merupakan rematch.

Poirier dan McGregor sudah pernah bertemu pada 2014. Ketika itu, McGregor menang TKO cepat di ronde pertama lewat pukulan hook kirinya.

Setelahnya, Mcgregor bisa menyabet dua gelar yakni juara kelas bulu dan kelas ringan. Adapun Poirier bisa menjadi juara interim kelas ringan.

Kebanyakan, gaya para petarung di level teratas kelas ringan UFC bertipe stand up. Setidaknya cuma dua nama, yakni Charles Oliveira dan Rafael dos Anjos yang jago gulatnya.

Maka siapakah raja baru di UFC kelas ringan nanti?

(aff/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com