Indonesia Mau Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Selancar Olimpiade 2024

Mercy Raya - Sport
Selasa, 27 Jul 2021 11:27 WIB
Raja Sapta Oktohari
Ketua Komite Olimpiade Indinesia, Raja Sapta Oktohari, mengungkao Indonesia mau menjadi tuan rumah kualifikasi Olimpiade 2020 cabang olahraga selancar. (Foto: dok.KOI)
Tokyo -

Indonesia menawarkan diri menjadi tuan rumah kualifikasi Selancar Olimpiade Paris 2024. Langkah ini guna memuluskan rencana menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.

Usai gagal menjadi host Olimpiade 2032, KOI tetap berupaya membuka peluang untuk menjadi tuan rumah mutlievent terbesar di dunia tersebut. Adapun langkah yang dilakukan KOI untuk melancarkan upaya tersebut dengan melakukan diplomasi dalam memperluas jaringan.

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari bahkan tak hanya memperkuat hubungan dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC), Dewan Olimpiade Asia (OCA), serta Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC). Ia juga melakukan pendekatan kepada federasi olahraga internasional (IF) yang menjadi cabang olahraga (cabor) resmi dipertandingkan di Olimpiade.

"Sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia, saya akan memaksimalkan waktu selama berada di Tokyo ini untuk menjalin jaringan di luar negeri. Sebab, presiden federasi internasional, IOC, OCA, ANOC (datang ke sini) termasuk semua presiden NOC di seluruh dunia," kata Okto dalam keterangan tertulisnya.

Hasilnya berbuah positif. Okto mengatakan Presiden Asosiasi Selancar Internasional (ISA) Fernando Aguerre memperkenankan Indonesia sebagai tuan rumah event internasional yang sekaligus babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.

"Saya sudah bertemu dengan langsung Presiden ISA Fernando Aguerre di lokasi pertandingan dan beliau menyatakan siap memberikan satu kesempatan untuk Indonesia menjadi tempat kualifikasi Olimpiade 2024 Paris," dia mengungkapkan.

Lebih menggembirakan lagi, sebut Okto, petinggi ISA yang hadir di Jepang mengaku sangat familiar dengan Indonesia. Bahkan, Aguerre juga menggunakan cincin barong (khas Bali). "Fernando menunjukkan cincin barong yang digunakannya sebagai bukti bahwa dia cinta sama Indonesia," ujarnya.

Atas kepercayaan ini, jelas Okto, KOI akan berkomunikasi dengan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI).

"Kami akan berkomunikasi dengan PB PSOI sebagai pemegang hak untuk mengadakan event kualifikasi Olimpiade Paris. Apalagi, selancar itu dipastikan menjadi cabor resmi hingga Olimpiade 2032. Harapan kami tentu bukan hanya sebagai tuan rumah tetapi bisa meloloskan atlet lebih banyak ke Olimpiade Paris," jelasnya.

"Berikutnya, kami akan berkomunikasi dengan ANOC untuk membicarakan kemungkinan penyelenggaraan satu event dunia di Indonesia. Begitu juga saat bertemu dengan berapa presiden federasi internasional."

"Yang pasti, kami akan memaksimalkan potensi-potensi event yang ada di Indonesia menjadi ajang kualifikasi olimpiade berikutnya untuk meloloskan lebih banyak atlet Indonesia. Mudah-mudahan bukan hanya jumlahnya bertambah tetapi medali juga akan bertambah," Okto menegaskan.

(mcy/cas)