Atlet Tolak Peluru Malaysia Batal Raih Emas Paralimpiade karena Telat

Muhammad Robbani - Sport
Jumat, 03 Sep 2021 19:15 WIB
A general view shows the Paralympics symbol rings lit up at night on the Odaiba waterfront in Tokyo on August 21, 2021. (Photo by Charly TRIBALLEAU / AFP)
Atlet tolak peluru Malaysia, Mohammad Ziyad Zolkefli, gagal meraih emas Paralimpiade Tokyo karena telat. (Foto: AFP/Charly Triballeau)
Jakarta -

Sial betul nasib atlet tolak peluru Malaysia Muhammad Ziyad Zolkefli. Ia gagal meraih medali emas Paralimpiade 2020 karena telat datang ke arena pertandingan.

Ziyad yang turun di tolak peluru F20, sebenarnya tetap bertanding dan diprediksi mendapat medali emas. Tetapi Komite Paralimpiade Internasional (IPC) membatalkan medali emas Ziyad karena keterlambatan 3 menit ke venue pertandingan.

Adapun alasan IPC tetap mengizinkan Ziyad bertanding karena dianggap punya alasan 'logis'. Tapi tak ada toleransi buat atlet telat untuk mendapatkan medali.

"Mereka terlambat, mereka mungkin memiliki alasan logis untuk telat dan karena itu kami mengizinkan mereka untuk bertanding dan setelahnya melihat fakta-fakta yang ada," kata juru bicara IPC Craig Spence, dikutip dari Sports Illustrated.

World Para Athletics yang badan olahraga Paralimpiade mengatakan bahwa wasit telah menentukan bahwa "tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk kegagalan atlet para untuk melapor 'tidak tepat waktu'". Banding yang diajukan pun ditolak.

Dengan didiskualifikasinya Ziyad, membuat Maksym Koval dari Ukraina meraih emas, dan rekan setimnya di Ukraina Oleksandr Yarovyi meraih perak. Sementara perunggu didapatkan ke Efstratios Nikolaidis dari Yunani.

Dijelaskan Spence lagi, diskualifikasi Ziyad disambut dengan kemarahan di media sosial. Di menyebut protes "sangat kasar." Sebagian besar menargetkan Ukraina. Selain itu, ia mengatakan Komite Paralimpiade Ukraina juga mendapat banyak pelecehan dari orang Malaysia.

"Kami melihat komentar di semua posting media sosial kami yang tidak ada hubungannya dengan acara F20 tolak peluru pria," kata Spence.



Simak Video "Momen Video Call Jokowi Bersama Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/krs)