Viral Video Polisi Banting Pendemo, Risikonya Bisa Lumpuh!

Tim - Sport
Kamis, 14 Okt 2021 11:30 WIB
Brigadir NP, oknum polisi banting pendemo mahasiswa di Tangerang minta maaf
Foto: Brigadir NP, oknum polisi banting pendemo mahasiswa di Tangerang minta maaf (dok.Polresta Tangerang)

Dirangkum detikSport dari berbagai sumber, jurus bantingan yang mengincar tulang belakang punya risiko besar. Sang korban akan merasakan nyeri yang luar biasa dan seketika seperti blakcout alias tidak sadarkan diri.

Efek terparah, bantingan tersebut bisa mengakibatkan kelumpuhan total!

Patut diingat, tulang belakang adalah bagian tubuh yang paling rawan tepatnya dari bawah leher sampai di dasar pinggul. Di situlah terdapat saraf penghubung dari otak untuk ke seluruh tubuh yang berfungsi untuk menggerakkan tubuh atas perintah otak.

Intinya, cedera pada saraf tulang belakang akan mempengaruhi fungsi motorik dan sensorik tubuh!

RIO DE JANEIRO, BRAZIL - MAY 11: Jessica Andrade of Brazil attempts to slam Rose Namajunas of USA in their women's strawweight championship bout during the UFC 237 event at Jeunesse Arena on May 11, 2019 in Rio de Janeiro, Brazil. (Photo by Alexandre Schneider/Getty Images)Momen Jessica Andrade hendak membanting Rose Namajunas di UFC 237 dan jadi salah satu momen jurus bantingan terbaik (Getty Images/Alexandre Schneider)

Dalam olahraga combat bela diri campuran (MMA), bantingan belakang merupakan salah satu jurus andalan. Meski begitu, untuk melakukannya tidaklah mudah.

Para petarung harus berada dalam situasi gulat atau ketika sedang melakukan clinch. Namun jika lawannya jago dalam bergulat, tentu ada gerakan-gerakan tertentu yang mampu mencegah jurus tersebut dan teknik untuk menahan benturan.

Ketika jurus bantingan belakang dilakukan, sang lawan akan langsung merasa kesakitan. Bisa langsung menang TKO, atau setidaknya petarung mampu menguasai posisi ground and pound untuk melancarkan pukulan bertubi-tubi dari posisi atas.

UFC pun pernah melansir video cuplikan bantingan-bantingan maut di dalam ocatagon yang kebanyakan mengincar tulang belakang dan bikin lawan kalah.

Harap diingat, gerakan-gerakan bantingan yang dilakukan petarung MMA dilakukan dengan profesional. Ada latihan yang harus didalami dan juga terdapat tenaga medis yang siap memberikan bantuan.

Jangan coba-coba lakukan sembarangan!


(aff/krs)