Sean Gelael Ungkap Rahasia Sukses Harumkan Nama RI di Dunia Balap

Angga Laraspati - Sport
Jumat, 12 Nov 2021 15:27 WIB
Sean Gelael
Foto: dok.JOTA Sport
Jakarta -

Pebalap Indonesia, Sean Gelael menorehkan sebuah prestasi gemilang pada ajang balap FIA World Endurance Championship (WEC) 2021. Di musim perdananya bersama tim asal Inggris, JOTA, Sean sukses merengkuh posisi kedua di klasemen LMP2.

Usai meninggalkan balapan di F2 selama enam musim, Sean mencoba peruntungannya di balapan adu ketahanan WEC 2021 pada kelas LMP2. LMP2 jadi salah satu dari empat kategori balapan di WEC 2021 selain Hypercar, LMGTE-Pro, dan LMGTE-Am.

Sean masuk ke dalam tim JOTA#28 dan ditemani oleh Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist. Meski baru pertama kali masuk ke dalam balapan ini, Sean tidak canggung dan sukses membawa timnya finis di posisi kedua dengan raihan 131 poin, selisih 20 poin dari tim WRT yang meraih juara.

Pada seri terakhir WEC yakni 8 Hours of Bahrain di Sirkuit Sakhir, Sabtu (6/11) yang lalu, Sean dan dua rekannya harus berjuang untuk meraih kemenangan agar gelar juara bisa diraih oleh mereka. Selisih mereka dengan tim teratas yaitu WRT kala itu hanya berjarak 5 poin saja.

Tapi apa daya, WRT yang tampil cukup impresif pada balapan tersebut berhasil meraih podium teratas dan berhak meraih juara pada balapan LMP2. Sementara bagi Sean, ini merupakan pencapaian yang luar biasa karena menjadi pebalap Indonesia pertama yang mampu finis runner-up di ajang balap kelas satu FIA.

"Saya dan tim sudah berusaha keras, tapi kami harus akui lawan memang lebih baik di balapan ini. Selamat untuk WRT dan saya akan berusaha lebih baik lagi tahun depan," ujar Sean Gelael dalam keterangannya.

Sementara itu, dalam balapan 24 Hours of Le Mans, Sean dan timnya dua kali meraih posisi ketiga. Hal tersebut menjadi pencapaian yang apik untuk Sean yang bisa dibilang baru masuk ke dalam dunia balapan WEC.

Sean pun mengaku pencapaian di balapan 24 Hours of Le Mans tidak bisa disandingkan dengan apapun, sebab ia masih bisa dibilang rookie di balapan tersebut. Bahkan, saat pertama kali menjajal sirkuitnya saja ia begitu terkagum-kagum.

"Apalagi kemudian bisa finis sebagai runner-up. Semua prestasi itu, ditambah status akhir sebagai vice-champion kelas LMP2, saya persembahkan untuk Indonesia," ujar Sean dalam konferensi pers di Kantor IMI Pusat, Senayan, beberapa waktu lalu.

Meski mengaku puas dengan raihannya saat ini, Sean masih penasaran dengan gelar juara, ia pun mengaku akan kembali membalap di kelas LMP2 musim 2022. Walau belum dipastikan masih bersama JOTA atau pindah ke tim lain.

Sean pun akan berbagi pengalamannya dalam mengharumkan nama Indonesia di ajang balapan dunia pada acara Gelegar Semangat Hari Pahlawan #LompatLebihTinggi. Acara ini akan tayang secara live di detikcom pada 13 November pukul 16.00.

Sean akan tampil pada sesi kedua yang mengangkat tema Pahlawan Muda Global yang akan menghadirkan beberapa anak muda Indonesia yang sudah menorehkan prestasi internasional.

Dalam sesi ini juga akan dibahas tentang generasi global saat ini yang tidak perlu pusing lagi mengakses informasi, menjalin koneksi, menempuh pendidikan bahkan karier hingga ke luar negeri. Sebab semuanya sudah tersedia di depan mata dan tinggal bagaimana pemuda berani untuk mengambil langkah dan berinovasi.

Sean tak sendiri, ada juga Pemilik Kekean Wastra Gallery yang kain tenunya digunakan oleh brand Dior pada ajang Paris Fashion Week, Acmad Nurhasim Hamada dan Muhammad Sadad yang akan memberikan insightnya di sesi tersebut.

Penasaran Sean akan bicara apa saja? Jangan lupa saksikan acaranya!

(ncm/ega)