Ada Istilah Kekuatan & Kesehatan Mental, Apa Bedanya?

Nada Zeitalini Arani - Sport
Sabtu, 18 Des 2021 10:19 WIB
Ilsutrasi meditasi
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Dalam kehidupan, seringkali mendengar istilah kekuatan mental dan kesehatan mental. Tanpa disadari meskipun keduanya berkaitan namun memiliki perbedaan yang harus dipahami.

Kekuatan mental merupakan kemampuan manusia untuk bertarung dengan emosi negatifnya. Sedangkan kesehatan mental adalah kondisi mental yang baik-baik saja tidak mengalami masalah gangguan mental seperti depresi, kecemasan dan penyakit lainnya.

Dilansir dari verywellmind, kekuatan dan kesehatan mental akan lebih mudah jika disimulasikan dengan kekuatan dan kesehatan fisik. Kesehatan fisik ditandai dengan tidak mengalami gangguan penyakit, akan tetapi kekuatan fisik adalah membangun imunitas dan tubuh yang sehat.

Tubuh yang sehat tanpa penyakit belum tentu kuat tanpa dibangunnya imunitas yang baik. Begitu pula sebaliknya, tubuh yang kuat seperti memiliki badan dan otot yang besar belum tentu sehat.

Hal sama juga berlaku dengan mental. Latihan yang membangun kekuatan mental akan meningkatkan kesehatan mental Anda. Dan kesehatan mental yang lebih baik membuatnya lebih mudah untuk tumbuh kuat secara mental.

Untuk lebih memahami tentang perbedaan antara kekuatan mental dan kesehatan mental ada beberapa perbedaannya, sebagai berikut.

Kekuatan Mental

  • Kemampuan untuk mengatasi emosi negatif dengan cara yang sehat.
  • Memahami emosi pada diri.
  • Mengetahui kapan harus terlibat dengan emosi dan kapan harus mundur selangkah.


Kesehatan Mental

  • Ada atau tidak adanya masalah/gangguan kesehatan mental.
  • Mengetahui keadaan kesehatan mental secara keseluruhan.

Itulah perbedaan dari kekuatan dan kesehatan mental yang bisa dipahami. Sebab keduanya memang berkaitan, namun seringkali banyak orang yang salah menafsirkannya. Sehingga setelah memahami perbedaannya dengan baik, mungkin juga bisa membantu diri membangun mental yang kuat atau mengatasi permasalahan mental yang ada.

Perihal kekuatan mental juga tengah digaungkan oleh Under Armour melalui kampanye The Only Way is Through (TOWIT). Kekuatan mental dapat menjadi pendorong seseorang untuk memiliki mental yang lebih baik dan sehat.

Under Armour melihat hal tersebut sebagai dasar sebelum lanjut berbicara tentang olahraga dan kebugaran lainnya. Seperti, Under Armour Athlete Global, Adinda Sukardi yang pernah berjuang membangkitkan kebugaran selama pandemi.

"Saya berada di posisi terendah. titik hidup saya, di mana saya tidak bisa melatih. Ini membawa saya turun cukup sedikit, tapi aku berhasil menemukan kekuatan mental saya, dan itu menyelamatkan saya dari jatuh," kata Adinda Sukardi dalam keterangan tertulis.

Ada pula atlet Under Armour lainnya yang mengalami gangguan mental yaitu Sabrina Chairunnisa. Sabrina yang merupakan sosok publik figur pernah mengalami bullying dari netizen terkait penampilannya yang selalu dinilai kurang.

"Jika Anda melihatnya, itu cukup sadis, intimidasi dari netizen, serangannya. Dapat diulang dan sebagai figur publik, itu adalah risiko. Tapi aku benar-benar bisa dan naik di atas semua itu dengan menunjukkan kekuatan mental saya," ujar Sabrina Chairunnisa.

Sebagai informasi, TOWIT merupakan kampanye tahunan dari Under Armour dimana tahun ini tema yang diangkat adalah kekuatan mental. Dalam kampanye ini akan ada kegiatan yang berkaitan dengan kekuatan mental. Lewat kampanye ini, seluruh Atlet Under Armour juga akan aktif berkampanye di media sosial mereka.



Simak Video "Target Kesehatan Mental di Indonesia: ODGJ Berat Dapatkan Pelayanan "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)