Pergub Bonus Diubah, Atlet DKI Bakal Senyum Bahagia

Mercy Raya - Sport
Kamis, 23 Des 2021 14:50 WIB
Dua pelari Indonesia Odekta Elvina Naibaho (ketiga kiri) dan Triyaningsih (kanan) berpacu dengan pelari lainnya pada Lomba Lari 10.000 Meter Putri SEA Games ke-30 di Stadion Atletik New Clark, Filipina, Minggu (8/12/2019). Odekta Elvina Naibaho berhasil mencapai finis urutan ketiga dengan catatan waktu 36 menit 42,28 detik sehingga meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/ama.
Atlet Jakarta mendapat titik terang soal bonus medali PON Papua. (Foto: Nyoman Budhiana/ama/Antara)
Jakarta -

Keluhan atlet DKI Jakarta peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) terkait bonus dari pemerintah akhirnya dijawab. Peraturan Gubernur terkait nominal yang diberikan diubah.

Dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1203 Tahun 2018 Tentang Satuan Biaya Kegiatan Keolahragaan dan Kepemudaan serta Penghargaan Prestasi Olahraga dan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, tertulis bonus untuk peraih emas perorangan untuk level nasional diganjarbonus Rp 200 juta, perak sebesar Rp 50 juta, dan perunggu Rp 30 juta.

Sementara untuk pelatih yang atletnya meraih emas perorangan diganjar Rp 60 juta, kemudian pelatih yang ada atletnya menyabet perak Rp 30 juta, dan perunggu Rp 20 juta.

"Banyak keluhan kalau pakai Pergub yang lama dan jauh dari harapan atlet. Stakeholder olahraga lainnya juga bilang terlalu jauh. Makanya pak Gubernur (Anies Baswedan) ingin memberikan apresiasi lebih baik lagi melalui perbaikan Pergub dan itu butuh waktu," kata Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Jamran, seperti dikutip dari Antara.

Kian menggembirakan, pajak yang sebelumnya juga dikeluhkan oleh para atlet. Kini ditanggung oleh pemerintah. Sebelumnya, atlet juga mengeluhkan pajak yang harus ditanggung atlet begitu besar. Atlet loncat indah Adityo Restu Putra bahkan disebut harus membayar pajak sebesar Rp 245 juta.

"KONI DKI senang karena sesuai harapan atlet juga. Gubernur bilang kepada kami akan memperbaiki Pergub dulu supaya semuanya senyum bahagia. Untuk perubahannya tentu ada penambahan. Selain itu pajak juga akan ditanggung Pemerintah Daerah (Pemda)," sebutnya.

Meskipun telah menjanjikan kenaikan bonus, Jamran mengaku belum mengetahui jadwal pemberian bonus tersebut. Namun, ia berharap bisa berlangsung sebelum lewat akhir tahun 2021.

"Meskipun waktunya mepet, semoga bisa dilaksanakan secepatnya. Pun jika tidak tahun ini, mohon bersabar karena situasi pandemi COVID-19. Tapi semuanya sudah ada datanya," dia mengungkapkan.

Pelari Jakarta, Odekta Elvina Naibaho, yang sukses merebut tiga medali emas PON Papua pada nomor 5000 meter, 10.000 meter, dan maraton mengaku tak masalah jika harus menunggu.

"Nilai jumlah bonus atlet dan pelatih juga terlalu jauh. Walaupun harus menunggu tidak apa-apa. Pergubnya diubah jadi tidak ngulang lagi status yang sama," kata Odekta.



Simak Video "Berkah PON XX, Potensi Pariwisata Papua Kini Mulai Terpetakan"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)