ADVERTISEMENT

Strategi Daud Yordan agar Menang Lawan Petinju Korsel

Mercy Raya - Sport
Jumat, 14 Jan 2022 17:50 WIB
JAKARTA, INDONESIA - FEBRUARY 05:  Daud Yordan of Indonesia fights against Yoshitaka Kato of Japan during the WBO Asia Pacific Lightweight championship bout between Daud Yordan and Yoshitaka Kato at Balai Sarbini on February 5, 2016 in Jakarta, Indonesia.  (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)
Daud Yordan (Getty Images)
Jakarta -

Daud 'Cino' Yordan mematok target juara saat menghadapi petinju Korea Selatan Hwang Kil Kim. Dia bakal terapkan ini supaya menang.

Daud Yordan dijadwalkan bertarung melawan Kil Kim di Bangkok, Thailand, pada 4 Maret mendatang. Dia bertanding untuk mempertahankan gelar WBC Asian Boxing Council Silver Super Lightweight di kelas 63,5 kg.

Menatap laga itu, Daud mengatakan sudah mempersiapkan diri termasuk menyiapkan strategi melawan petinju bergaya slugger. Biasanya petinju yang menggunakan gaya ini tidak memedulikan pukulan lawan masuk, selama pukulan yang ia lepaskan juga masuk dan menyakiti lawan.

"Terkait dengan lawan, memang kali ini petinju yang saya hadapi punya gaya slugger. Sluggernya pun campur-campur sebenarnya, ngawur juga ada, menyerangnya sedikit membabi buta, dan setelah saya amati di beberapa rekaman video ngawurnya konsisten," kata Daud dalam jumpa pers, Jumat (14/1/2022).

Maka itu, Daud bersama tim kepelatihannya tengah menyiapkan strategi baru untuk menghadapi tipe petinju seperti Kil Kim. Tidak lagi lebih menyerang dan menekan lawan, tapi mengandalkan kelincahan.

"Serta nanti tentunya strategi-strategi lain yang kami persiapkan untuk menghadapi lawan sehingga bisa dikembangkan dalam pertandingan," ujarnya.

Daud sendiri rencananya akan kembali ke Kayong Utara, Kalimantan untuk menjalani latihan intensif sebelum bertolak ke Thailand. Ia akan berlatih bersama petinju Indonesia lainnya, Ongen Saknosiwi.

Ongen juga dijadwalkan bertanding di kelas 57,1 kg guna memperebutkan sabuk lowong WBC Asian Boxing Council Continental Featherweight. Ia akan menghadapi wakil tuan rumah Rattakorn Tasaworn.

Menyoal target, Daud Yordan ingin menjadi juara. Di atas kertas, petinju berusia 34 tahun ini memiliki peluang lebih besar karena sarat pengalaman. Ia tercatat 41 kali menang dari 45 pertarungan yang ia jalani.

Sedangkan Hwang Kil Kim, merupakan petinju berusia 30 tahun dengan pengalaman 16 kali pertandingan. Ia mengemas 14 kali kemenangan, yang di antaranya 8 KO, dan dua kali kalah.

"Terkait target tentu saya ingin menang ya. Saya kira dengan pengalaman dan rekor selama ini jauh di atas tentu ini menjadi modal buat saya," kata Daud.

"Dan soal usia, bukan lah sebuah kendala. Total kehidupan saya habiskan di olahraga tinju, makanya saya meyakini mampu memenangkan pertarungan dan mempertahankan gelar," sebutnya.

"Tentu tak terlepas dukungan dari masyarakat Indonesia agar dapat menyaksikan baik di layar kaca kami untuk bisa tetap eksis di dunia tinju," imbuh Daud.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT