ADVERTISEMENT

Daud Yordan Kembali Naik Ring Lawan Petinju Korea Selatan

Mercy Raya - Sport
Jumat, 14 Jan 2022 16:55 WIB
Petinju Daud Yordan melakukan selebrasi usai mengalahkan petinju Afrika Selatan Michael Mokoena dalam pertandingan perebutan gelar juara dunia tinju kelas ringan super 63,50 kilogram versi International Boxing Association (IBA) dan World Boxing Organization (WBO) di Batu, Jawa Timur, Minggu (17/11/2019). Daud Yordan menang TKO atas Michael Mokoena di ronde ke-8. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz
Daud Yordan akan naik ring lagi melawan petinju Korea Selatan.(Foto: Ari Bowo Sucipto/Antara)
Jakarta -

Petinju Indonesia Daud Yordan dipastikan kembali naik ring melawan petinju Korea Selatan Hwang Kil Kim pada 4 Maret mendatang.

Pertarungan itu bertajuk MPRO Evolution Fight Series 2022 itu akan mempertandingkan title fight untuk mempertahankan gelar WBC Asian Boxing Council Silver Super Lightweight di kelas 63,5 kg di Bangkok, Thailand.

"Saya akan melakukan pertandingan di Thailand melawan petinjuk Korea Selatan. Sekarang ini sudah masuk pertengahan Januari, artinya masih ada waktu beberapa bulan bagi saya melakukan persiapan," kata Daud dalam jumpa persnya, pada Jumat (14/1/2022).

"Saya sendiri menyatakan siap untuk bertanding nanti, yang mana doa dan dukungan masyarakat Indonesia sangat kami harapkan. Ini langkah yang baik dalam berkontribusi pada bangsa dan olahraga Indonesia," ujarnya.

Tidak hanya Daud, MPRO Evolution Fight Series 2022 edisi kedua ini, juga akan menyajikan laga petinju Indonesia lainnya, Ongen Saknosiwi.

Ia akan bertanding di kelas 57,1 kg dan memperebutkan sabuk lowong WBC Asian Boxing Council Continental Featherweight, melawan wakil tuan rumah Rattakorn Tasaworn.

Sementara itu, Presiden Direktur MPRO Internatipnal Gustiantira Alandy, berharap Daud dapat mempertahankan gelar juara dunianya. Meskipun tak lagi muda namun ia meyakini petinjunya dapat memberikan hasil maksimal.

Daud YordanDaud Yordan akan melawan petinju Korea Selatan. Foto: dok.Internet

"Bagi kami tidak ada target main, tapi Daud harus kembali lagi dan menjadi juara dunia, jadi itu rencana yang kami jalankan ke depannya. Begitu dengan Ongen, jika pertanyaannya apakah dia akan menjadi generasi Daud, tapi tak hanya dia. Jadi kami harus melihat regenerasi sebagai hal serius saat ini. Jadi kami akan berusaha membuat regenerasi ini dengan ajang ini," kata pria yang karib disapa Tira ini.

"Makanya kami melakukan pertandingan dengan jarak yang pendek dan cukup sering supaya petinju Indoensia mendapat kesempatan untuk bertanding di tingkat internasional lebih sering, karena semakin sering maka regenerasi berjalan dengan baik," imbuhnya.

"Semoga tak ada kendala dari sisi kesehatan yang kita tahu kondisinya sedang naik turun. Mudah-mudahan dalam sebulan ke depan kondisinya sudah kondusif dan bisa menyelenggarakan acara seperti sebelumnya," harap Tira.



Simak Video "Dinar Candy Jadi Ketagihan Ikut Olahraga Tinju"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT