KOI Harap CdM SEA Games Segera Ditunjuk Februari Ini

Mercy Raya - Sport
Kamis, 27 Jan 2022 16:30 WIB
Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono
Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono (dok KOI)
Jakarta -

Empat bulan lagi perhelatan SEA Games 2022 segera dimulai. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) berharap Chef de Mission bisa segera ditunjuk.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono, yang menyebut telah memberikan sejumlah nama kandidat kepada Menpora Zainudin Amali.

"KOI sudah berkomunikasi ke Menpora Zainudin Amali terkait nama-nama CdM untuk Tim Indonesia di SEA Games. Diharapkan akhir Februari bisa diputuskan," kata Ferry dalam rilis, Kamis (27/1/2022), tanpa menyebut nama-nama kandidat.

Bukan tanpa alasan harapan itu diutarakan. Bagaimana pun penunjukkan nahkoda kontingen penting guna menyiapkan atlet sejak awal. Apalagi multievent negara-negara Asia Tenggara itu akan berlangsung dalam waktu dekat yakni 12 sampai 23 Mei di Hanoi, Vietnam.

"Ini supaya CdM bersama KOI bisa langsung menyiapkan kepentingan kontingen menuju Vietnam," tuturnya.

Terkait persiapan atlet, kata Ferry, KOI melalui Komisi Sport and Development (KSD) telah mengindentifikasi peluang medali dari hasil diskusi dengan federasi nasional yang akan dipertandingkan di SEA Games.

Multiajang olahraga dua tahunan itu direncanakan bakal mempertandingkan 40 cabang olahraga dan 526 number of event.

"Akhir tahun KSD sudah mengindentifikasi peluang cabor yang berpotensi menyumbangkan medali. Selanjutnya hasil verifikasi tersebut menjadi rekomendasi yang kami berikan ke Kemenpora sebagai bahan pertimbangan untuk bantuan pelatnas cabor yang berpartisipasi di SEA Games," kata Ferry.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali sebelumnya mengatakan tengah mempertimbangkan pengiriman cabor dengan melihat kemampuan mereka menjadi juara umum di masing-masing cabang olahraga.

"Kalau dulu kan kami menghitungnya peringkat. Nah, coba bayangkan jika cabor itu hanya dimiliki tuan rumah. Itu tentu tidak fair dalam menghitung peringkat karena mereka akan banyak (menang) di cabor tersebut," kata Menpora.

"Sekarang kami coba formula baru. Misalnya di SEA Games yang lalu (2019, Filipina), cabang menembak kan kita juara umum dengan raih 7 medali (emas). Nah, hal-hal seperti itu kami coba formulasikan, sehingga cabor-cabor ini punya tanggung jawab, tak sekadar kirim atlet tapi ada prestasi, itu termasuk review yang sedang kami lakukan," ujarnya.

Indonesia di SEA Games terakhir kali menempati peringkat empat klasemen negara-negara Asia Tenggara. Posisi itu diraih Merah Putih usai merebut 72+1 medali emas, 84 perak, dan 111 perunggu.

(mcy/aff)