ADVERTISEMENT

Ingin Taekwondo Lebih Maju, PB TI Kerjasama dengan LPDUK

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 02 Mar 2022 01:11 WIB
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora, Selasa (1/3/2022)
PB TI jalin kerjasama dengan LPDUK Kemenpora (dok.Kemenpora)
Jakarta -

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora. Ini dilakukan demi kemajuan olahraga tersebut.

Kerjasama itu dimulai setelah ditandatanganinya Nota Kesepahaman tentang Mekanisme Penggalangan, Pengelolaaan Dana Komersial, dan Pelaksanaan Event Kegiatan Olahraga Taekwondo oleh Plt. Direktur LPDUK Tri Winarno bersama Sekretaris Jenderal PB TI, Indra Mulia Arie Zuhri, di Kantor LPDUK Jakarta, Selasa (1/3).

Nota tersebut menjadi landasan kerjasama kedua belah pihak sekaligus bentuk perwujudan misi Kemenpora pimpinan Zainudin Amali untuk menyukseskan Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yang di dalamnya terdapat roadmap terkait target-target seluruh cabang olahraga Indonesia untuk mencapai prestasi lima besar Olimpiade 2045.

Sebab taekwondo termasuk dalam program DBON sehingga ke depannya Indonesia bisa menghasilkan Taekwondoin kelas dunia.

''Dalam MoU ini kita bersepakat untuk bekerjasama dalam mengoptimalkan kegiatan penggalangan, pengelolaan dana komersial dan pelaksanaan event keolahragaan, yang mana hal ini bertujuan untuk melaksanakan pembinaan, pengembangan, peningkatan kualitas atlet, dan peningkatan prestasi cabang olahraga Taekwondo di Indonesia,'' kata Plt. Direktur LPDUK Tri Winarno dalam rilis kepada detikSport.

Sementara itu, Indra Mulia selaku Sekjen PB TI mengapresiasi gerak cepat LPDUK untuk mewujudkan kerjasama dengan PBTI. "Kami berharap perjanjian kerjasama pengembangan event juga dapat segera bisa ditandatangani oleh Ketua Umum PBTI langsung atau pejabat yang ditunjuk," kata Indra.

Setelah melakukan penandatanganan MoU, LPDUK dan PB TI langsung membahas draf perjanjian kerjasama komersial dalam rangka penyelenggaraan kejuaraan lima wilayah kategori cadet dan junior di tahun 2022. Event tersebut merupakan program besar PB TI guna mencari atlet-atlet muda berbakat untuk jadi andalan di masa depan.

"Taekwondo pernah meloloskan atlet ke beberapa Olimpiade seperti Olimpiade Seoul, Barcelona dan Sydney. Kita ingin mengulang kembali pencapaian prestasi itu dan bahkan bisa sampai meraih medali di Olimpiade," lanjut Indra.

Setelah menandatangani Nota Kesepahaman dengan PB TI, Direktur LPDUK juga menerima pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang terdiri dari Wakil Ketua Umum I PB IPSI , Ketua Binpres PB IPSI, dan Anggota Binpres PB IPSI yang juga membahas rencana kerjasama dengan LPDUK. Pencak silat juga merupakan satu dari 14 cabang olahraga prioritas dalam Program DBON.

(mrp/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT