ADVERTISEMENT

Cerita Eko Yuli Irawan Berlebaran Jelang Keberangkatan ke SEA Games

Mercy Raya - Sport
Senin, 02 Mei 2022 15:05 WIB
Eko Yuli Irawan
Eko Yuli Irawan mengungkap cerita berlebaran menjelang berangkat ke SEA Games 2021. (Foto: dok.Istimewa)
Jakarta -

Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan tetap menjaga pola makan saat perayaan Idul Fitri dengan membatasi makanan bersantan. Sekalipun sang istri sudah siapkan sajian komplet khas hari raya.

Hal itu dilakukannya lantaran dirinya tengah bersiap menuju SEA Games 2021 yang berlangsung di Vietnam, 12-23 Mei ini.

"Makanya agak bingung, istri bikin semuanya, saya bingung makannya. Ada opor, semur, rendang, gulai, mau makan yang mana. Paket komplet tapi saya diet. Tapi enggak apa-apa lah sehari cheating day. Besok puasa lagi," kata Eko kepada detikSport.

"Ya intinya makannya lebih dijaga saja karena ini hampir 2 minggu lebih sedikit jelang pertandingan. Apalagi saya atlet (angkat besi) harus diet," kata Eko Yuli menambahkan.

Saat ini, berat badan Eko masih di sekitar 66 kg. Namun, lifter berusia 32 tahun itu yakin beratnya akan berangsur turun sampai hari pertandingan. Toh, situasi ini bukan kali pertama ia alami. Saat tujuh hari menjelang Olimpiade Tokyo 2020, bobotnya malah belum masuk 61 kg.

"Tapi memang biasanya begitu. Saat berjalan (persiapan) masih di sekitar 63 kg, nanti waktu hari pertandingan baru masuk 61 kg. Karena kalau buru-buru menurunkan berat badan juga nanti saat hari H justru loyo. Makanya, yang penting sekarang ini jaga saja supaya tak melambung beratnya," dia menjelaskan.

"Angkatan saya juga sudah kena seperti SEA Games lalu, 140 kg (snatch) dan 170 kg (clean and jerk), makanya ini tinggal menurunkan berat badan dan maintenance angkatannya," lanjut peraih empat medali Olimpiade sejak 2008 hingga 2020.

Eko pun berharap pada SEA Games kali ini, ia bisa mengulang pencapaian tinta emas seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada SEA Games 2019, Eko meraih medali emas usai membukukan total angkatan terbaik 309 kg. Angka itu merupakan gabungan dari 140 angkatan snatch dan 169 kg angkatan clean and jerk.

"Doanya yang terbaik saja, yang penting bisa lebih baik lagi ke depan. Mengulang emas-emas sebelumnya, kalau itu pasti lah ya (harapan saya)," ucap Eko.



Simak Video "Guru-Siswa SMAN di Pacitan Sujud Syukur Rayakan Luluk Juara Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT