ADVERTISEMENT

Kata Presiden UFC Soal Drama Kontroversial Charles Oliveira

Afif Farhan - Sport
Selasa, 10 Mei 2022 18:10 WIB
Charles Oliveira reacts after defeating Dustin Poirier, not pictured, by submission in a lightweight mixed martial arts title bout at UFC 269, Saturday, Dec. 11, 2021, in Las Vegas. (AP Photo/Chase Stevens)
Kata Presiden UFC Soal Drama Kontroversial Charles Oliveira (AP)
Phoenix -

Sabuk juara Charles Oliveira dicopot jelang UFC 274 karena tidak lolos dalam timbangan badan. Presiden UFC Dana White angkat bicara.

UFC 274 pada Minggu (8/5) menyajikan duel utama Charles Oliveira vs Justin Gaethje di Phoenix, AS. Oliveira keluar sebagai pemenang lewat rear naked choke di akhir ronde pertama.

Charles Oliveira sejatinya mampu pertahankan sabuk juara kelas ringan UFC. Apa daya sebelum pertarungan, gelarnya dicopot!

Dilansir dari ESPN, hal itu dikarenakan Charles Oliveira tidak lolos dalam timbangan badan. Duel Oliveira vs Gaethje ada di kelas ringan sehingga bobot tubuh keduanya tidak boleh melebihi 155 pounds alias 70,3kg.

Apa daya, berat Oliveira ada di angka 155,5 pounds. Do Bronx, begitu julukannya, sebenarnya sudah diberi waktu satu jam untuk mengikir 0,5 pounds. Kemudian kembali ditimbang, angkanya tidak turun!

"Saya masuk ke kamar, tanpa makan dan minum. Setelahnya ditimbang lagi kok tidak turun. Ini aneh, sangat aneh," ujar Oliveira.

"Yang pasti saya adalah juaranya dan di mana sabuk saya?" cetusnya.

Presiden UFC, Dana White angkat bicara. Dalam sesi jumpa pers selepas UFC 274, Dana White berujar kalau tim dari UFC sudah melakukan segalanya dengan baik.

"Semuanya berjalan baik, tapi inilah yang terjadi," ungkapnya.

"Timbangan berjalan dengan baik, tim sudah memantau semuanya. Apa daya, hal yang tidak diinginkan seperti ini malah terjadi," lanjutnya.

Apakah nantinya UFC akan benar-benar mencopot gelar sabuk juara kelas ringan dari Charles Oliveira?

"Tidak, Oliveira jelas adalah penantang gelar nomor satu di kelas ringan. Dia bisa segera mendapatkannya kembali," tegas Dana White.

"Kami juga tidak mau hal seperti ini terjadi. Sayangnya, memang ada aturan yang harus sama-sama diikuti," tutupnya.

(aff/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT