Palangkaraya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Balap Sepeda 2022

Mercy Raya - Sport
Minggu, 29 Mei 2022 19:10 WIB
Ketua Harian PB ISSI Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka menyerahkan jersey event UCI MTB Eliminator World Cup 2022 kepada Ketum PB ISSI Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo
Foto: Mercy Raya/detikcom
Jakarta -

Kota Palangkaraya didapuk menjadi tuan rumah seri UCI MTB Eliminator World Cup 2022. Ajang balap sepeda dunia ini bakal menjadi yang pertama bagi Ibu Kota Kalimantan Tengah tersebut.

Informasi itu disampaikan Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka. Ia menyebut penunjukan telah dilakukan sejak tahun lalu. Indonesia akan mendapat kesempatan di seri kedelapan pada 28 Agustus mendatang.

"Ini sebenarnya agenda sudah ditawarkan tahun lalu (ke Indonesia) cuma karena pandemi, jadi baru sekarang kami respons," kata Rahmat usai menyerahkan jersey event kepada Ketum PB ISSI Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di sela acara parade kemenangan kontingen sepeda Indonesia di Hutan Kota Plataran, GBK, Minggu (29/5/2022).

"Lalu kemudian melihat kesiapan. Karena kebetulan Ketua Pengprov ISSI Kalteng ialah Gubernur Kalteng (Sugianto Sabran) juga, ya sudah sekaligus saja. Jadi UCI (yang menunjuk) dan hasil koordinasi dengan PB ISSI."

Palangkaraya, sebagai tuan rumah, langsung bergerak cepat usai penetapan, termasuk membangun venue pertandingan. Meskipun ajang ini melombakan balap sepeda gunung, tapi dalam penyelenggaraannya bakal digelar di kawasan perkotaan.

"Jadi ini bentuknya venue, mountain bike city. Balap sepeda gunung di perkotaan makanya kami buat obstacle-obstaclenya (kendala) nanti. Lalu sirkuitnya sudah disurvei (CEO City Mountain Bike Kristof Broyneel) dan ini sedang dalam tahap penataan."

Ajang balap sepeda dunia ini pun diharapkan dapat menjadi jalan untuk menggencarkan sportourism di daerah-daerah, termasuk mempromosikan provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini juga menyesuaikan harapan Presiden RI Joko Widodo, agar dapat lebih memberikan kesempatan kepada daerah di luar pulau Jawa, seperti MotoGP di Mandalika, Lombok.

"Harapan Bapak Jokowi juga bukan lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris. Kemarin MotoGP di Lombok. Nah, sekarang balap sepeda dunia di Palangkaraya," tutur Rahmat.

"Yang jelas kami ingin menunjukkan, seperti yang dikatakan juga oleh Kapolri (Listyo Sigit Prabowo, Ketum PB ISSI), harapannya balap sepeda bisa membangkitkan dunia pariwisata dan bisa memberikan gambaran tentang eksotik daerah masing-masing," tutur Rahmat.

"Kan Kalimantan Tengah punya alam yang cukup indah dan kata Kristof (CEO City Mountain Bike) juga akan menjadi sirkuit yang berbeda dari seluruh dunia karena gabungan antara jalan aspal dan tanah."

Rahmat menambahkan, rencananya sebelum ajang itu digelar Agustus mendatang pihaknya akan lebih dulu menggelar kejuaraan-kejuaraan lokal di lokasi venue, bila perlu Kejuaraan Nasional Balap Sepeda.

"Nanti akan ada kejuaraan lokasl dulu yang sifatnya try out. Jika PB ISSI mengizinkan ya Kejurnas lah kalau boleh. Silakan di sana. Minimal jadi event-event pendahuluan sebelum Agustus, tapi khusus mountain bike city," kata Rahmat.

Berikut jadwal MTB Eliminator World Cup 2022

  • Seri 1 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 23 April
  • Seri 2 di Leuven, Belgia pada 5 Juni
  • Seri 3 di Falun, Swedia pada 17 Juni
  • Seri 4 di Aalen, Jerman pada 23 Juli
  • Seri 5 di Valkenswaard, Belanda pada 31 Juli
  • Seri 6 di Oudenaarde, Belgia pada 14 Agustus
  • Seri 7 di Sakarya, Turki pada 21 Agustus
  • Seri 8 di Palangkaraya, Indonesia pada 28 Agustus
  • Seri 9 di Leh/Ladakh (India) pada 4 Sepetember
  • Seri 10 di Paris, Prancis pada 10 September
  • Seri 11 di Wintenberg, Jerman pada 17 September
(mcy/krs)