Karena Pelari 'Rekreasi' Juga Hebat-hebat Lo...

ADVERTISEMENT

Karena Pelari 'Rekreasi' Juga Hebat-hebat Lo...

Mohammad Resha Pratama - Sport
Sabtu, 03 Sep 2022 01:31 WIB
Pandu Winata-Devi Ardian(kiri) merupakan pelari komunitas yang jadi binaan ASICS Indonesia.
Pandu Winata (kanan) dan Devi Ardian merupakan pelari komunitas yang dibina ASICS Indonesia (dok.ASICS Indonesia)
Bangkok -

ASICS Indonesia tak cuma fokus untuk mendukung para pelari elite nasional. Mereka juga memberikan wadah untuk para masyarakat yang memang hobi lari.

ASICS sebagai salah satu produsen olahraga ternama di dunia memang begitu fokus dengan olahraga lari. Sudah banyak atlet yang didukung oleh mereka, termasuk dari Indonesia.

Beberapa atlet dari berbagai cabor sudah didukung ASICS seperti petenis Aldila Sutijadi, pelari Robi Syanturi, Hendro Yap, dan Pretty Sihite, pevoli Rivan Nur Mulki, Wilda Nur Fadhilah, dan Dony Haryoni, atlet lompat jauh Maria Londa serta masih banyak lagi.

Namun, fokus ASICS Indonesia tak cuma di atlet-atlet tersebut. Sebab ada juga masyarakat yang memang menggemari olahraga-olahraga di atas dan bersedia menyediakan waktu untuk menggelutinya secara serius.

Salah astunya adalah lari yang kini sudah jadi gaya hidup masyarakat di kota-kota besar Indonesia. ASICS melihat ini sebagai peluang untuk mereka melakukan penetrasi lebih dalam ke pasar produk olahraga lari di Tanah Air.

Oleh karenanya mereka pun mulai mendukung beberapa orang yang memang menggelutinya hobinya tersebut secara serius atau disebut Pelari Rekreasi (Recreational Athlete). Biasanya ini banyak ditemui di komunitas lari yang berada di seluruh Indonesia.

Tahun lalu, ASICS Indonesia mengadakan event #CommunityUpliftProject 5K Time : Trial. Dari 80 orang, tersaring 20 orang yang diberikan latihan khusus selama sebulan dan kemudian dites di Time Trial tersebut.

Dari kategori pria, ada Pandu Winata yang jadi pemenang dan dari kategori wanita ada Devi Ardian.

"Sangat salut dengan perjalanan dan perjuangan Pandu dan Devi yang bisa selalu menyempatkan olahraga (bahkan meningkatkan performa berlari) di sela-sela kesibukan harian mereka," ujar Marketing Manager ASICS Indonesia Fajar Nugraha dalam rilis kepada detikSport.

Pandu dan Devi pun lantas dibawa ke Bangkok oleh ASICS Indonesia untuk mengikuti META: Time: Trial Bangkok, Sabtu (3/9/2022). Ajang ini mempertemukan beberapa atlet binaan dari kawasan Asia Tenggara untuk bertanding lari 10K.

Harapannya mereka bisa memberikan yang terbaik untuk menantang diri mereka sendiri dan semoga bisa mencatat personal best-nya mereka menggunakan produk ASICS Metaspeed+. K depannya, semoga Pandu dan Devi terus bisa menginspirasi sekitar untuk hidup sehat. Lalu, ASICS juga ingin terus mendukung kegiatan-kegiatan positif dari pelari Indonesia (khususnya teman-teman di komunitas lari)," Fajar menambahkan.

Pandu yang merupakan karyawan di salah satu makanan cepat saji asal Jepang bertekad untuk mencatatkan personal best di ajang Time Trial ini. Sebelumnya dia mencatatkan waktu sekitar 36 menit untuk nomor 10K.

"Saya sih sudah sejak 2019 ya menggeluti lari. Semoga saja saya bisa memecahkan PB saya di ajang ini agar makin memotivasi diri ini juga ke depannya," papar pria berusia 27 tahun tersebut.

(mrp/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT