Menpora Minta FPTI Fokus pada Nomor Speed demi Emas Olimpiade

ADVERTISEMENT

Menpora Minta FPTI Fokus pada Nomor Speed demi Emas Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 24 Sep 2022 15:40 WIB
Menpora Zainudin Amali
Foto: detikSport/Mercy Raya
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali meminta Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) untuk fokus pada keunggulan Indonesia. Medali emas Olimpiade Paris 2024 jadi incaran.

Hal itu diungkapkan politikus Golkar itu usai membuka acara International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup 2022 di kawasan SCBD, Jakarta, pada Sabtu (24/9/2022).

Seperti diketahui, Indonesia mempunyai atlet-atlet panjat tebing yang merupakan juara dunia dan pemegang rekor, yaitu Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. Dari keduanya, Merah-Putih dapat merebut medali emas dan memecahkan rekor dunia. Saat ini rekor dunia dipegang oleh Katibin dengan catatan waktu 5 detik.

Sedangkan untuk kategori lainnya, seperti lead dan boulder, FPTI masih harus bekerja keras mempersiapkan atlet dan pembuat jalurnya. Nah, mumpung ada Piala Dunia Panjat Tebing di Jakarta, Amali berharap tim Indonesia bisa memanfaatkan ajang tersebut sebaik mungkin.

"Kita konsentrasi dengan apa yang kita punya dulu di speed. Dan itu Pak Presiden (Joko Widodo) menyampaikan kepada Ibu Ketum (Yenny Wahid) untuk meraih emas di Olimpiade 2024," kata Menpora Amali kepada pewarta.

Sementara itu, Ketua Umum FPTI Yenny Wahid mengungkapkan jika pembinaan menuju Olimpiade Paris sudah berjalan secara kontinu. "Alhamdulillah untuk pembinaan jangka panjang kami sangat terbantu sekali dengan dukungan dari pemerintah, terutama Kemenpora," tutur Yenny dalam kesempatan yang sama.

"Pak Menteri sendiri juga memberikan perhatian yang luar biasa tiap kali ada urusan panjat tebing. Pasti diprioritaskan oleh beliau. Demikian juga untuk pembinaan atlet, Menpora juga sudah memberikan support yang luar biasa," katanya.

"Dengan mengirimkan atlet Pelatnas mengikuti pertandingan di luar negeri menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang. Jadi tentu kami berharap dengan investasi itu, hasilnya atlet kita dapat meraih medali. Inya Allah di kategori speed ya," ujar Yenny.

Sementara untuk nomor boulder, Yenny menyadari, masih perlu banyak waktu. Sebab, kategori ini memiliki kesulitan yang lumayan tinggi bagi atlet Indonesia.

"Kita memang masih agak jauh tapi target kita terutama untuk lead dulu ini di Olimpiade 2028. Nah, sekarang sudah ada lompatan peringkat jadi yang dulu dari mulai peringkat 100-an, sekarang sudah peringkat 40 dunia. Itu kan peningkatan yang enggak kecil dan sudah luar biasa," ucap Yenny.

(mcy/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT