Jatiluhur Triathlon Berdampak Positif, Diharapkan Jadi Event Tahunan

ADVERTISEMENT

Jatiluhur Triathlon Berdampak Positif, Diharapkan Jadi Event Tahunan

Mohammad Resha Pratama - Sport
Sabtu, 21 Jan 2023 05:45 WIB
ITB Jatiluhur International Triathlon 2023
ITB Jatiluhur International Triathlon 2023 berdampak positif untuk sisi olahraga dan non-olahraga (dok.@ybudiyanto)
Purwakarta -

ITB Jatiluhur International Triathlon 2023 tak cuma bertujuan memajukan olahraga nasional. Tapi, juga penting untuk aspek non-olahraga, yakni kelestarian alam di sekitar waduk.

ITB JIT 2023 dihelat, Minggu (15/1/2023) di Kawasan Wisata Waduk Ir. H. Djuanda, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Event yang diprakarsai Alumni Sipil (ALSI) ITB dan Perum Jasa Tirta II (PJT II) ini diikuti 232 peserta dari 8 negara.

Muncul sebagai juara adalah Kopda Hari Rohman dari Satkopaska Koarmada I di kategori Olympic Distance Solo, lalu di posisi kedua ada Serda Marinir Debby Anggrean dan podium ketiga jadi milik Steve Dow dari Inggris. Untuk hasil lengkap pertandingan dapat diakses melalui www.itbtriathlon.id.

Ini adalah ajang nternasional pertama yang dihelat di Jawa Barat tahun ini, sekaligus menandakan bergeliatnya lagi event olahraga setelah terganggu Pandemi Covid-19 selama dua tahun.

Event ini tentunya bertujuan untuk menggalakkan olahraga di masyarakat agar kualitas hidup bisa lebih baik. Namun, selain itu, event ini disebut sebagai salah satu pencapaian positif dalam upaya pelestarian sumber daya air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Banyak peserta yang memberikan komentar positif soal venue pertandingan, terutama lintasan renang di waduk yang menyuplai 83 persen kebutuhan air di DKI Jakarta. Hal ini bikin puas Direktur Operasi dan Pemeliharaan PJT II Anton Mardiyono.

"Terlaksananya ITB JIT 2023 ini merupakan bukti bahwa pengelolaan sumber daya air yang dilakukan oleh PJT II menghasilkan peningkatan kualitas air di perairan waduk Ir.H Djuanda," papar Anton dalam rilis kepada detikSport.

Hal yang sama disampaikan Direktur OP SDA Kementerian PUPR, Adenan Rasyid, yang hadir menyaksikan jalannya lomba.

"Waduk Jatiluhur ini merupakan sub sistem dari DAS Citarum yang memiliki fungsi strategis nasional. Perbaikan kualitas air di waduk ini merupakan salah satu parameter bahwa upaya konservasi DAS Citarum yang dilakukan oleh Kementerian PUPR telah berada di jalur yang benar, khususnya dari kacamata Perpres No 15 tahun 2018 yang mendorong keterlibatan berbagai sektor dalam pemulihan DAS Citarum."

Direktur Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bapenas M Irfan Saleh berharap ajang ini bisa dihelat rutin setiap tahunnya demi memberikan arena bagi para masyarakat untuk berolahraga sekaligus berwisata.

"Event ini menjadi salah satu ajang pembuktian bahwa upaya penanganan Sungai Citarum telah berhasil memulihkan kondisi kualitas air di waduk Jatiluhur. Sungai Citarum yang beberapa tahun lalu dianggap sebagai salah satu sungai terkotor di dunia telah ditangani secara terpadu sejak tahun 2018 melalui program Citarum Harum yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, TNI/Polri, dan Pemerintah Pusat dan Daerah," papar Irfan.

"Kualitas air sungai Citarum yang sudah jauh membaik perlu kita pertahankan, agar ajang Triathlon tahunan di Waduk Jatiluhur ini dapat terus terlaksana di masa mendatang, sebagai event olahraga berkarakter unik dengan latar pemandangan Tanah Pasundan yang lestari."



Simak Video "Cuaca Buruk, Jutaan Ikan di Waduk Jatiluhur Mati Massal"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT