Krisna Bayu kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Sambo Indonesia (PP Persambi) periode 2026-2030. Dia akan memperjuangkan Sambo masuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan Gelar Kejuaraan Dunia.
Krisna Bayu dipercaya oleh mayoritas Pengurus Provinsi (Pengprov) Persambi melalui Musyawarah Nasional (Munas) di Gedung KOI Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Turut hadir pada Munas kali ini, yaitu Presiden Sambo Asia dan Oseania (SUAO) Alamjon Mullaev.
Ada pula Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Bidang Organisasi Brjgjen TNI (Purn) Purwadi mewakili Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Marciano Norman. Krisna Bayu akan segara memperjuangkan Sambo untuk masuk PON 2028.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum KONI Pusat Bapak Marciano Norman, juga Pak Sekjen Pak Ade, juga Pak Warno (Waketum KONI Pusat Suwarno). Pada prinsipnya, Pak Marciano sangat mendukung sambo untuk terlibat kembali di PON," kata Bayu dalam keterangan persnya.
"Tapi Pak Warno memberikan saran juga, untuk berkoordinasi dengan NTT, NTB, kalau bisa di Jakarta. Dan upaya itu sedang kami jalankan, proses ini sedang kami jalankan. Dan kita menggunakan lobi-lobi semuanya untuk bisa masuk PON," sambungnya.
Keinginan Krisna Bayu itu bakal diupayakan oleh KONI. Terlebih, Sambo pernah ada di pertandingan PON 2024.
"Sambo sebelumnya telah dipertandingkan pada PON XXI 2024 yang digelar di Sumatera Utara dan Aceh. Selain itu, cabor tersebut juga telah tampil dalam ajang PON Bela Diri 2025 yang berlangsung di Kudus dan Kejuaraan Dunia Sambo Junior 2025 di Bogor kemarin," kata Purwadi.
Keinginan Sambo tampil di PON 2028 NTT-NTT juga disampaikan Ketua Pengprov Persambi Aceh, Faisal Reza, S.Sos, MPA dan Ketua Pengprov Persambi Sulawesi Utara Audi Mantiri.
"Kami sudah menyampaikan aspirasi kepada KONI Aceh untuk mendorong Sambo bisa dipertandingkan di PON 2024 NTT-NTB. Karena, kami sudah menghasilkan 1 medali emas di PON 2024 Aceh-Sumut. Apalagi, sambo itu kan bisa dipertandingkan di Hall dan tidak butuh bangun stadion," kata Faisal Reza.
Menyoal menggelar kejuaraan dunia, Krisna Bayu menyatakan kesiapannya. Apalagi, hal itu juga pernah disampaikan oleh Federasi Sambo Dunia (FIAS) ketika hadir ke Indonesia tahun lalu.
"Kita kemarin sudah berbicara dengan FIAS, kita berkirim surat. Harusnya 2027 kita akan bidding untuk World Championship yang senior ada di Indonesia. Kalau dari hasil World Junior Championship (di Bogor) kemarin 43 negara, tidak ada satu pun yang komplain. Bahkan mereka bilang, Krisna Bayu kapan lagi ada world champion di Indonesia?," Bayu menjelaskan.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyampaikan dukungannya terhadap Krisna Bayu yang memimpin PP Persambi periode 2026-2030.
"Selagi PP Persambi dipimpin Krisna Bayu, saya akan support penuh," tegas Okto.
(ran/ran)











































