Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Detik Insider

    Mengobrol dengan Jerzy Dudek dkk. di Pesawat

    Rossi Finza Noor - detikSport
    detiksport/rossi detiksport/rossi
    Bandung -

    Akhir pekan kemarin detikSport berkesempatan bertemu beberapa eks pesepakbola Eropa seperti Jerzy Dudek dan Robbie Fowler. Kami pun ngobrol dengan mereka di dalam pesawat.

    Dudek, Fowler, bersama beberapa pemain lainnya, seperti Didi Hamann, Steve McManaman, hingga Jason McAteer dan Michael Bridges datang untuk bertemu fans sekaligus melakoni pertandingan eksibisi melawan Bandung All-Star. Pada laga yang digelar Sabtu (20/4/2013) lalu di Stadion Si Jalak Harupat, Dudek dkk. menang 2-1.

    Keesokan paginya mereka menyempatkan diri menghadiri meet and greet, yang mayoritas dihadiri oleh para fans Liverpool di Bandung. Beberapa jam setelahnya mereka harus mengejar pesawat ke Kuala Lumpur, tempat di mana mereka akan melakukan pertandingan eksibisi serupa.

    Dengan menumpang pesawat Air Asia QZ8541, Dudek dkk. lepas landas ke Kuala Lumpur pada pukul 15.30. Atas undangan maskapai penerbangan yang sama, detikSport ikut menemani mereka ke Kuala Lumpur dan mendapatkan kesempatan melakukan interview di ketinggian puluhan ribu kaki.

    Sekitar 45 menit sebelum pendaratan, wawancara singkat itu dilakukan. Dudek adalah salah satu pemain yang diizinkan untuk diwawancarai. Bagi detikSport, ini adalah kesempatan untuk menanyakan beberapa pertanyaan, termasuk apa rasanya menjadi pahlawan di Istanbul pada tahun 2005 silam.

    Bukan rahasia apabila Istanbul 2005 adalah salah satu final Liga Champions yang paling monumental. Ketika itu, Liverpool yang tertinggal 0-3 dari AC Milan berhasil mengejar ketertinggalan dan akhirnya menang lewat adu penalti. Dudek menjadi pahlawan ketika menepis tendangan penalti yang dieksekusi Andriy Shevchenko.

    Nyaris delapan tahun berlalu setelah pertandingan itu, Dudek pun masih mengingatnya dengan jelas, termasuk kata-kata yang diucapkan oleh Rafael Benitez di ruang ganti.

    "Dia bilang, jangan menyerah. Masih ada 45 menit lagi dan kita masih punya kesempatan," ucap pria asal Polandia tersebut.

    "Itu adalah malam yang tidak bisa dilupakan. Saya tidak merasa diri saya ini adalah pahlawan. Kami semua melakukan pekerjaan yang fantastis malam itu.

    "Para suporter pun luar biasa. Mereka terus menyemangati kami dan bernyanyi 'You'll Never Walk Alone'. Padahal, kami sedang tertinggal 0-3 dan mereka masih terus bernyanyi."

    "Saya tidak tahu apakah sebelum pertandingan itu atau sesudah pertandingan itu, para pemain lainnya mengalami momen terbaik dalam karier mereka. Tetapi, itu adalah momen terbaik bagi kami semua ketika itu," kata Dudek.

    Dudek hengkang dari Anfield dua tahun setelah final itu. Dia bermain untuk Real Madrid sampai tahun 2011 sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun. Khusus untuk Madrid, Dudek yakin mereka bisa mendapatkan 'La Decima' yang mereka idam-idamkan itu.

    "Ya, saya percaya itu. Saya yakin mereka akan menjuarai Liga Champions musim ini."

    Pemain lain yang diberikan izin untuk diwawancarai adalah Michael Bridges, salah satu eks anggota Leeds United ketika mereka mengejutkan Eropa di bawah arahan David O'Leary. Bridges juga bercerita sedikit soal masa-masa itu. Tak lupa, dia juga menyatakan kekagumannya dengan fans-fans sepakbola di Indonesia.

    "Stadionnya sangat besar, rumputnya bagus, dan para fans-nya juga sangat ramai. Mereka bernyanyi dan menyalakan flare, itu sudah sangat jarang di Premier League. Sekarang saya cuma melihatnya ketika bermain di A-League," ucap pria yang sempat bermain untuk Newcastle Jets di Australia itu.

    Bicara soal Premier League, Bridges pun punya keyakinan soal siapa yang akan jadi juara musim ini. "City memang masih punya kesempatan. Tapi, bagi saya Manchester United sudah menjadi juara," katanya.

    Tak lama setelah wawancara, pesawat yang kami tumpangi itu bersiap untuk melakukan pendaratan. Kami, rombongan media dan pengundang, akhirnya berpisah dengan Dudek dkk. di pintu keluar Kuala Lumpur International Airport.


    ===

    * Akun twitter penulis: @rossifinza



    (roz/a2s)
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game