Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Gear

    Jerman Tampil Lebih 'Bersih' dan Simpel di Piala Eropa 2016

    Rifqi Ardita Widianto - detikSport
    Adidas Adidas
    Jakarta -

    Jerman menjadi salah satu tim yang memiliki desain seragam kandang terbaik di Piala Dunia 2014 lalu, dengan tampilan berkelas, namun sederhana dan tak neko-neko. Kesederhanaan itu kembali ditonjolkan di Piala Eropa 2016.

    Di Piala Dunia lalu, Jerman terbilang keluar dari pakem yang biasanya tak terlalu banyak memainkan warna di seragam. Secara riwayat, warna hitam dan putih selalu menjadi warna dominan sementara penggunaan warna-warna lain minimal.

    Di Brasil 2014 kemarin, Jerman mengkreasikan kembali desain tahun 1990-1994, dengan menampilkan tiga warna bendera yakni hitam, merah, dan kuning. Namun demikian, penggunaan warna tersebut berhasil dikomposisikan dengan apik dengan bentuk panah di dada dan menggunakan gradasi dari gelap ke terang.

    [Baca juga: Kostum Jerman Menembus Batas]

    Desain ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Piala Dunia lalu. Keberhasilan mereka memenangi trofi turnamen sepakbola terbesar di jagat raya itu kemudian menjadi semacam penegasan, bahwa Piala Dunia edisi ini adalah panggung untuk mereka.

    Misi kembali menjadi yang terbaik bertekad diulang Die Mannschaft di Piala Eropa 2016 yang berlangsung di Prancis nanti. Seragam tempur pun sudah disiapkan dan tak kalah elegan dari yang terakhir.



    Pada dasarnya seragam terbaru dari Adidas ini menonjolkan desain yang sederhana, lebih simpel dari edisi Piala Dunia kemarin. Tak ada lagi representasi bendera negara dengan shape panah di dada. Tiga warna tersebut kemudian dipindahkan melingkar di bagian lengan, dan mendapatkan porsi kecil saja. Putih masih menjadi warna dasar dan hitam jadi warna sekunder, yang merupakan kombinasi warna klasik Jerman.

    Hilangnya shape panah di bagian depan seragam dikompensasikan dengan 'Success Bar Code' yang melintang dari kerah sampai bawah. Sekilas ornamen bar code yang merepresentasikan tahun-tahun sukses Jerman di Piala Dunia dan Piala Eropa ini terlihat samar. Di bagian depan tepatnya di dada, ada tiga logo yang terpampang: logo timnas Jerman, logo emas peraih Piala Dunia, dan logo Adidas.

    Selain tampilan bar code, hal unik lainnya di seragam ini adalah ditampilkannya tahun-tahun sukses Jerman di dua kejuaraan utama pada bagian lengan. Sementara tiga garis khas Adidas kini tak menempati bagian bahu, melainkan menjulur dari bagian ketiak sampai ke ujung bawah.

    "Jersey ini merepresentasikan sukses dan warna-warna klasik ini secara sempurna cocok," ujar kapten timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger.



    Sementara itu, tampilan bersih dan simpel ini dinilai tepat menggambarkan keinginan Jerman di Piala Eropa nanti, yakni untuk bermain dengan fokus, tak berbelit-belit, dan efisien.

    "Desain dari seragam kandang ini klasik dan sangat bersih. Oleh karena itu, seragam ini merangkum cara bermain yang ingin kami lihat dari tim di Piala Eropa di Prancis nanti: fokus, tanpa basa-basi, dan efisien," kata Manajer timnas Jerman Oliver Bierhoff.

    Seragam ini akan menjalani debutnya kala Jerman melakoni laga persahabatan melawan Prancis di Stade France, Sabtu (14/11/2015) dinihari WIB, akhir pekan ini. Di hari yang sama, seragam ini sudah bisa dibeli di toko online DFB, toko online Adidas, toko Adidas, dan retail-retail tertentu.

    (raw/roz)
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game