Liga Inggris: Liverpool vs Manchester United
Akan Ada Banyak Gol di Anfield
Duel antara Liverpool vs Manchester United memang selalu menarik disimak. Selain karena rivalitas kedua kesebelasan, ada juga alasan lain untuk kali ini: Kemungkinan terjadinya banyak gol.
Duel kesebelasan besar (tapi di papan tengah) menanti kita pada pekan ke-22 Liga Primer Inggris. Dua kesebelasan yang memiliki sejarah paling sukses di tanah Inggris ini akan bertemu di Anfield, Liverpool. United yang sekarang menghuni peringkat keenam hanya unggul tiga poin dari Liverpool di peringkat kesembilan.
Angka tiga mungkin adalah angka pamungkas pada pertandingan nanti. Sebelumnya, kedua kesebelasan sama-sama bermain imbang 3-3 (United bertandang ke Newcastle; Liverpool menjamu Arsenal), United juga menang dalam tiga pertemuan sebelumnya (artinya Liverpool kalah tiga kali), dan keduanya hanya berselisih tiga poin.
Bastian Schweinsteiger dan Phil Jones sebelumnya tidak diikutsertakan pada pertandingan melawan Newcastle karena cedera lutut dan pergelangan kaki. Namun, Louis van Gaal diperkirakan sudah bisa menurunkan keduanya.
Sementara Liverpool memiliki lebih banyak masalah cedera, mulai dari Philippe Coutinho, Martin Skrtel,dan Divock Origi dipastikan absen, kemudian Daniel Sturridge and Dejan Lovren masih berusaha pulih dari cedera.
Badai Cedera Terutama di Lini Pertahanan
Seperti yang sudah kita ketahui, kedua kesebelasan sama-sama bermain imbang 3-3 pada pertandingan sebelumnya. Mencetak tiga gol tapi kebobolan tiga gol adalah hal yang bagus... untuk penonton.
Baik Van Gaal maupun Juergen Klopp sama-sama kesal dengan kinerja pertahanan kesebelasan mereka. Meskipun demikian, Klopp mungkin yang lebih khawatir karena tiga beknya masuk ke dalam daftar cedera (selain Sktrel dan Lovren, ada Joe Gomez yang masih cedera).
Untungnya Steven Caulker, seorang bek tengah, berhasil didatangkan dengan status pinjaman dari Queens Park Rangers. Ia sempat tampil sejenak ketika imbang melawan Arsenal. Yang menariknya, pertandingan terakhir Caulker di Liga Primer sebelum tengah pekan kemarin adalah saat Southampton dibantai 6-1 oleh Liverpool di awal Desember 2015.
Sedangkan United dipastikan masih tidak bisa menurunkan Marcos Rojo dan Luke Shaw. Melihat daftar cedera para bek kedua kesebelasan, tidak mengagetkan jika keduanya kebobolan banyak gol pada laga ini.
Jika Anda sudah benar-benar paham satu poin prediksi ini, maka sebaiknya cepat-cepat saja Anda ganti penjaga gawang dan bek Liverpool dan/atau United Anda dari tim fantasi Anda.
Jangan Sampai Kalah
'Si Merah' Liverpool kalah 1-3 saat bertandang ke Old Trafford pada September tahun lalu. Saat itu Brendan Rodgers masih menjadi manajer mereka.
Sejak Klopp datang dan mengambil alih Liverpool, permainan mereka terlihat lebih baik. Buktinya mereka berhasil menang atas Manchester City, Southampton, dan Chelsea, termasuk juga hasil positif saat menghadapi Leicester City dan Tottenham Hotspur.
Karena kedua kesebelasan hanya berbeda tiga poin, kemenangan akan sangat berarti bagi Klopp. Apalagi mereka menargetkan posisi empat besar untuk lolos ke Liga Champions. Begitu juga untuk Van Gaal, kekalahan akan berarti sangat buruk karena poin mereka akan disamai oleh Liverpool, di peringkat berapapun mereka nantinya.
Meskipun belum menunjukkan permainan terbaiknya lagi, 'Setan Merah' tetaplah lawan yang tangguh untuk Liverpool. Musim lalu mereka berhasil menang di Anfield. Ditambah performa kapten Wayne Rooney yang dianggap sudah mulai membaik. Ia mencetak satu gol dan satu assist pada pertandingan melawan Newcastle di tengah pekan lalu.
Lini Depan Sedang Percaya Diri
Liverpool memang kehilangan Coutinho. Namun, Roberto Firmino mampu berperan sebagai penyerang kreatif sekaligus pencetak gol bagi pasukan Klopp pada saat tengah pekan kemarin. Ia berhasil mencetak dua gol saat melawan Arsenal.
Selain Firmino, Christian Benteke juga sudah bisa diandalkan oleh Klopp. Meskipun ia belum bisa mencetak gol sebanyak ketika ia di Aston Villa, ia punya sejarah yang bagus ketika melawan United, termasuk gol tendangan overhead-nya musim lalu.
Di kubu United sendiri, tidak ada yang Van Gaal inginkan daripada kepercayaan diri yang mulai naik dari pasukannya. Tujuan tersebut agaknya lebih mudah dicapai karena pemain yang kepercayaan dirinya sedang naik adalah sang kapten, Rooney.
Penampilannya melawan Newcastle sudah dianggap sebagai kebangkitan dari pemain berusia 30 tahun tersebut. Jika benar performa Rooney menanjak, pertahanan Liverpool yang sedang pincang tersebut tampaknya harus ekstra hati-hati.
Sepakbola Menekan Melawan Sepakbola Mengontrol
Filosofi Klopp dengan terus menekan, atau yang sudah terkenal dengan Gegenpressing, akan berhadapan dengan anti-taktiknya, yaitu sepakbola mengontrol (atau membosankan, tergantung selera). Pernyataan sebaliknya juga bisa berlaku.
Jika Van Gaal melakukan pendekatan kontrol, bisa dipastikan United akan lebih kerepotan karena harus meladeni tekanan para pemain Liverpool.
Tapi Liverpool juga tidak bisa sembarangan menekan kesebelasan yang mengandalkan kontrol seperti 'Setan Merah'. Karena stamina mereka bisa terkuras habis untuk mengejar bola yang selalu mengalir.
Namun, kita bisa saja disuguhkan dengan sepakbola yang sama sekali berbeda dengan yang sudah-sudah. Ada banyak faktor yang mendukung: Pertama, kedua kesebelasan sama-sama harus kehilangan banyak pemain yang cedera, ditambah faktor kelelahan setelah festive period, Piala FA, dan semi-final Piala Liga (khusus untuk Liverpool).
Berikutnya, taktik Van Gaal sudah agak 'melenceng' dari filosofinya dalam beberapa pertandingan terakhir (kecuali saat menang 1-0 atas Sheffield United di Piala FA). Hal ini adalah berita baik, terutama untuk mereka yang menganggap United membosankan.
Mereka sudah mulai memainkan sepakbola menyerang, berkreasi, yang tentunya penuh risiko. Tidak heran mereka memang jadi lebih menghibur tetapi juga malah kebobolan banyak gol.
Sekarang, tidak sulit untuk menembus pertahanan United. Cukup dengan umpan terobosan dan serangan balik. Satu hal yang membuat United sulit kebobolan adalah jika David de Gea bermain sangat gemilang.
Perkiraan Susunan Pemain
Liverpool kemungkinan akan memainkan formasi 4-3-3 dengan susunan pemain sebagai berikut: Simon Mignolet; Nathaniel Clyne, Steven Caulker, Mamadou Sakho, Alberto Moreno; Joe Allen, Emre Can, Jordan Henderson; James Milner, Roberto Firmino, Adam Lallana.
Sedangkan United, kendati pun tidak akan diperkuat Michael Carrick dan kemungkinan absennya Bastian Schweinsteiger, tetap akan memainkan formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain sebagai berikut: David de Gea; Matteo Darmian, Chris Smalling, Daley Blind, Ashley Young; Morgan Schneiderlin, Marouane Fellaini; Juan Mata, Ander Herrera, Anthony Martial; Wayne Rooney.
====
*dianalisis oleh @DexGlenniza dari @panditfootball.








