Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Match Analysis

    Liga Spanyol: Athletic Bilbao 1-2 Real Madrid

    Bilbao Jadi 'Korban' BBC

    Pandit Football Indonesia - detikSport
    Foto: REUTERS/Vincent West Foto: REUTERS/Vincent West
    Jakarta - Trio Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema kembali "hidup" dan Athletic Bilbao jadi korban. El Real pulang dengan kemenangan dari kandang lawannya itu.

    Kemenangan 2-1 di kandang Bilbao, New San Mames, Sabtu (18/3/2017) malam WIB kemarin juga lantas menjauhkan jarak dari Barcelona sebagai pesaing terdekatnya.

    Dua gol Madrid diciptakan oleh Karim Benzema dan Casemiro, yang hanya mampu dibalas satu saja oleh Aritz Aduriz. Dengan kemenangan ini, Madrid pun berhasil memperlebar jarak dengan pesaing terdekatnya, Barcelona, di tabel klasemen La Liga.

    Bilbao Jadi 'Korban' BBCFoto: Infografis Detiksport

    Sekilas dengan line-up yang tergambar di atas, Bilbao ingin menerapkan penguasaan bola yang lebih banyak daripada Madrid. Penggunaan formasi dasar 4-2-3-1 oleh pelatih Ernesto Valverde seolah menegaskan bahwa Bilbao ingin kuasa terhadap bola lebih lama berada di tangan mereka.

    Statistik pun menunjukkan bahwa penguasaan bola akhirnya lebih banyak berada di tangan Bilbao. WhoScored mencatat bahwa Bilbao mencatatkan persentase penguasaan bola sebanyak 52%, unggul dari Madrid yang persentase penguasaan bolanya mencapai 48%.

    Namun penguasaan bola yang banyak inilah yang justru membuat Bilbao menderita kekalahan dari Madrid.

    Penyerangan yang Terlalu Bertumpu Pada Sayap

    Bilbao memulai pertandingan dengan percaya diri. Pada kisaran 15 menit pertama, mereka dengan konstan menekan pertahanan Madrid, sekaligus menekan Toni Kroos dan Luka Modric, distributor bola Madrid, sehingga Los Blancos kesulitan untuk menyerang.

    Namun, lama-lama pola serangan Bilbao pun menjadi kelihatan dan akhirnya malah muda diantisipasi oleh Real Madrid. Pola penyerangan Bilbao, baik pada babak pertama maupun pada babak kedua, bertumpu pada dua winger mereka.

    Jika pada babak pertama serangan terlalu bertumpu pada Inaki Williams, semenjak masuknya Iker Muniain pada babak kedua serangan Los Leones terdistribusi rata ke kedua sisi, walau sisi Williams tetap menjadi salah satu pusat serangan Bilbao (Williams sendiri mencatatkan usaha dribel yang terbanyak dalam pertandingan ini, yaitu lima kali).

    Bilbao Jadi 'Korban' BBCFoto: Infografis Detiksport
    Arah serangan Bilbao. Tersebar ke kiri dan kanan, tapi pusat serangan tetap berada di kanan. Sumber: Stats Zone FourFourTwo

    Serangan Bilbao yang terlalu berpusat ke sayap ini mudah dihentikan oleh Madrid yang memang langsung menumpuk empat pemain di dalam kotak penalti. Ditambah dengan dukungan yang kurang dari Benat Etxebarria, Ander Iturraspe, maupun Raul Garcia yang lebih banyak turun ke daerah tengah unuk mencari bola, serangan akhirnya lebih banyak berakhir menjadi umpan silang (Bilbao mencatatkan 32 kali umpan silang dalam pertandingan ini, berbanding sembilan milik Madrid).

    Pola penyerangan ini pula yang pada akhirnya menjadi lubang-lubang yang dimanfaatkan Madrid kala melakukan serangan balik. Ketika Bilbao dominan melakukan serangan dari sayap, Madrid pun melakukan hal yang sama. WhoScored mencatat bahwa rataan serangan Madrid dari sayap memiliki persentase yang sama-sama besar (41% dari kanan dan 40% dari kiri).

    Casemiro si Tukang Jagal

    Dalam pertandingan ini, Casemiro menunjukkan bahwa meski tidak terlalu menonjol, ia adalah salah satu bagian penting dari skuat Madrid besutan Zinedine Zidane. Selain karena satu gol dan satu umpan yang berujung chances created bagi gol Benzema, nilai seorang Casemiro jauh lebih besar daripada itu.

    Difungsikan oleh Zidane untuk melapis empat bek sekaligus mengawasi pergerakan dari Raul Garcia, Casemiro menunjukkan peran lebih daripada itu. Menghadapi para pemain Bilbao yang kerap mempertontonkan permainan fisik, Casemiro malah menjadi semacam "tukang jagal" bagi para pemain lini serang Bilbao.

    Tercatat dalam pertandingan tersebut, pemain asal Brasil ini mencatatkan angka percobaan tekel tertinggi dengan delapan kali percobaan tekel, dengan enam tekel di antaranya merupakan tekel yang berhasil. Ia juga mencatatkan angka intersep dan clearance yang cukup tinggi, yaitu masing-masing empat.

    Statistik aksi bertahan yang cukup tinggi, sekaligus ketidaktakutannya akan permainan fisik para pemain Bilbao, membuatnya menjadi penopang lini pertahanan Madrid yang terus digempur oleh para pemain tuan rumah. Tak jarang ia juga ada di kotak penalti untuk melapis bek ketika Marcelo maupun Carvajal yang maju ke depan membantu serangan.

    Bilbao Jadi 'Korban' BBCFoto: Infografis Detiksport
    Area gerak Casemiro. Dominan di tengah tapi tak jarang melapis kotak penalti Madrid. Sumber: WhoScored

    Semakin sempurna pula penampilan Casemiro dalam pertandingan ini setelah ia mencetak gol penentu kemenangan Madrid. WhoScored pun memberikan rating yang cukup tinggi untuknya, yakni 8.5, tertinggi di antara pemain lain dalam pertandingan tersebut.

    Trio BBC yang Kembali Menggeliat

    Dalam beberapa pertandingan terakhir, terutama ketika menghadapi Napoli dalam leg kedua babak Liga Champions dan pertandingan La Liga melawan
    Real Betis pada 12 Maret 2017 lalu, trio Bale-Benzema-Cristiano (BBC) menuai sorotan.

    Ini tak lepas dari penampilan ketiganya yang dianggap menurun.
    Bahkan dalam dua pertandingan terakhir, justru Sergio Ramos-lah yang menjadi penyelamat Madrid lewat kemampuannya memanfaatkan set-piece dengan baik. Hal ini membuat banyak pihak mengatakan bahwa BBC sudah tidak kompak dan sudah tidak tajam seperti halnya musim-musim sebelumnya.

    Tapi pada pertandingan ini, BBC mulai memperlihatkan tandan-tanda kembali menggeliat. Diawali dengan model serangan Madrid yang ditunjukkan oleh Carvajal pada sekira menit ke-11 dengan masuk menerobos lewat celah yang ditinggalkan para pemain Bilbao ketika menyerang, BBC melakukan hal serupa.

    Saling mengerti posisi antar pada penggawa BBC ini terlihat dalam proses gol pertama. Meniru cara yang ditunjukkan oleh Carvajal pada menit ke-11, Benzema dan Ronaldo melakukan sebuah kolaborasi yang juga menjadi ajang pertunjukan kepintaran mereka. Menerima umpan dari Casemiro di area kanan pertahanan Bilbao (karena pemain sayap kanan Bilbao terlambat turun), Ronaldo berhasil melesakkan umpan kepada Benzema yang berujung menjadi sebuah gol.

    Bukan hanya prosesnya saja yang indah, namun saling mengerti antar Benzema dan Ronaldo inilah yang mencerminkan kepandaian dari BBC ini. Benzema yang tahu Ronaldo ada di sayap, tidak melakukan banyak pergerakan berarti agar Ronaldo tidak terjebak offside.

    Ronaldo yang paham hal tersebut segera memberikan bola kepada Benzema usai menerima umpan Casemiro dan akhirnya berbuah menjadi assist.

    Bilbao Jadi 'Korban' BBCFoto: Infografis Detiksport


    Bilbao Jadi 'Korban' BBCFoto: Infografis Detiksport


    Pada gambar pertama, terlihat Benzema diam untuk memastikan Ronaldo tidak offside. Ronaldo yang tahu itu langsung berlari. Pada gambar kedua, Ronaldo yang tahu bahwa posisi Benzema sejajar dengan bek langsung melepaskan umpan

    Kolaborasi antar keduanya ini mencerminkan kecerdasan dari Benzema dan Ronaldo, juga mencerminkan kecerdasan dari BBC yang pada beberapa hari yang lalu mendapatkan sorotan.

    Kesimpulan

    Sebenarnya Bilbao tidak perlu bermain terbuka ketika meladeni Madrid, karena tim ini merupakan tim yang menakutkan ketika melakukan serangan balik. Lubang-lubang yang ada di lini pertahanan Bilbao tersebut juga terjadi karena Los Leones terlalu agresif menyerang, sehingga akhirnya mampu dimanfaatkan oleh pertahanan Madrid dan berbuah menjadi serangan berbahaya.

    Sedangkan bagi Madrid, mulai menggeliatnya kembali trio BBC ini seolah menjadi semangat baru untuk menghadapi persaingan meraih gelar juara La Liga maupun Liga Champions. Asalkan bisa bermain konsisten, ketiga pemain ini akan menjadi sosok menakutkan di lini pertahanan lawan.


    (mrp/fem)
    Load Komentar ...
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game
    match-analysis