Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Match Analysis

    Pratinjau PSM Makassar vs Borneo FC

    Bagaimana Hasil Rotasi Pemain-Pemain Muda PSM?

    Pandit Football Indonesia - detikSport
    PSM Makassar ketika menghadapi Gresik United di partai Liga 1 (Foto: Liga-Indonesia.id) PSM Makassar ketika menghadapi Gresik United di partai Liga 1 (Foto: Liga-Indonesia.id)
    Jakarta - PSM Makassar tentu ingin merebut peringkat satu klasemen sementara Liga 1 2017. Saat ini PSM berada di peringkat dua dengan koleksi 20 poin dari 10 laga, tertinggal dua poin dar Madura United yang berada di peringkat satu klasemen dari 11 partai. Laga menghadapi Borneo FC di Stadion Andi Mattalatta Mattoanin, Senin (19/6/2017) malam WIB, memberi peluang PSM balik ke posisi satu.

    Menjamu Borneo adalah pengaktifan satu tabungan pertandingan PSM. Jika menang, PSM akan kembali menguasai klasemen Liga 1 setelah digeser Madura United. Selain agar kembali memuncaki klasemen, PSM memiliki dendam kepada Borneo atas dua kekalahan pada kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016. Kala itu PSM ditaklukan Borneo dengan skor 0-2 dan 1-4.

    Tapi tentu saja kali ini PSM berada di dalam situasi lain, bahkan lebih kuat. Permainan yang cukup konsisten di kandangnya sendiri (tidak pernah terkalahkan) tidak akan membiarkan Borneo kembali lagi "merampok" angka di Makassar. Sementara Borneo agak kesulitan memenangi laga tandang musim ini. Mereka belum pernah menang di kandang lawan selama Liga 1 2017 bergulir sejauh ini.

    Mananti Dampak Rotasi PSM Makassar

    PSM mengalami krisis pemain U-23 karena bakal kehilangan Asnawi Mangkualam dan Reva Adi Utama (akumulasi kartu kuning). Selain itu, PSM juga tidak bisa memainkan Ridwan Tawainella yang masih cedera. Praktis saat ini PSM menyisakan Muhammad Syafei, Muhammad Arfan, Nurhidayat, Romario Rumpaisum, dan Wasyiat Hasbullah sebagai pemain di bawah 23 tahun yang bisa diandalkan di laga nanti.

    Absennya tiga pemain U-23 PSM memberikan kesempatan rotasi bagi Syafei, Nurhidayat, Romario, dan Wasyiat. Keempat pemain tersebut jarang dimainkan pelatihnya, Rene Alberts. Di antara empat pemain itu, hanya Romario yang paling banyak dimainkan, yakni lima kali dan mencetak satu gol. Sementara Nurhidayat merupakan pemain yang belum pernah sekalipun diturunkan pada Liga 1 2017.

    Rotasi PSM akan menjadi warna tersendiri pada laga nanti. Selain pemain muda, PSM akan disuntik kekuatan lain atas kembalinya Steven Paulle setelah absen pada pertandingan sebelumnya. Absensi Steven Paulle ketika menghadapi Semen Padang, harus berujung kekalahan. Pada laga nanti ia siap kembali berduet dengan Hamka Hamzah.

    Rene juga mengisyaratkan bahwa Ferdinan Sinaga akan dimainkan sejak awal laga. "Ferdinan selalu latihan keras. Dia menunjukan sebagai pemain penting dan akan masuk ke dalam skema saya," terang Rene ketika press conference.

    Mencari Kesempatan Lewat Bola Mati

    Kembalinya Steven Paulle akan membuat pertahanan PSM semakin sulit ditembus. Sejauh ini ia berhasil menjadi duet yang baik bagi Hamka di pertahanan kesebelasan berjuluk Juku Eja tersebut. Tentu kembalinya duet itu akan mempersulit Borneo untuk mencetak gol sepeninggal Shane Smeltz yang sedang memperkuat Selandia Baru di Piala Konfederasi 2017.

    Di sisi lain Borneo masih memiliki Lerby Eliandy yang cukup tajam atas tujuh gol dari sembilan pertandingannya. Tapi tetap saja Lerby tidak bisa bekerja sendirian untuk menembus kokohnya duet Hamka dengan Steven Paulle. Maka dari itu Borneo bisa mencari situasi lain dalam mencetak gol, yaitu melalui sepakan bola mati.

    Borneo FC cukup besar mendapatkan peluang-peluang melalui tendangan bebas, mengingat permainan PSM cenderung agresif dan penuh determinasi. Setiaknya terjadi 10-15 pelanggaran yang dilakukan PSM di setiap laganya. Total, PSM sudah mengantongi 28 kartu kuning dan dua kartu merah.

    Borneo memilki pun eksekutor tendangan bebas yang mematikan di dalam diri Flavio Junior. Pada TSC A 2016, Flavio mencetak tiga dari empat gol Borneo saat menekuk PSM pada putaran kedua di Stadion Segiri, Samarinda. Tiga gol pemain asal Brasil 30 tahun itu terjadi lewat bola mati.

    ***

    Pertandingan nanti mestinya akan tetap berjalan cepat karena Borneo sendiri menjanjikan permainan terbuka. Kedua playmaker masing-masing kesebelasan akan menjadi sorotan pada laga nanti; Borneo dengan Flavio dan PSM dengan Wiljan Pluim. Kedua pemain tersebut menjadi motor serangan masing-masing kesebelasannya sejauh Liga 1 ini.

    Sejauh ini Flavio sudah menyumbangkan tiga assist dan satu gol. Sementara Pluim sudah mencetak tiga gol dan tiga assist. Pluim sendiri tampak akan mendapatkan gangguaan khusus dari Borneo, yang bakal dilakukan Ponaryo Astaman atau Asri Akbar. Duel lini tengah atas keberadaan playmaker-nya masing-masing akan menjadi hal menarik pada laga nanti.


    (krs/din)
    Load Komentar ...
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game