Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Match Analysis

    Pratinjau Arsenal vs Liverpool

    Gegenpressing Bisa Untungkan The Reds atas The Gunners

    Dex Glenniza - detikSport
    Foto: Mindra Purnomo/Grafis Foto: Mindra Purnomo/Grafis
    Jakarta - Tujuh pertandingan Liga Primer Inggris sudah selesai dimainkan semalam. Namun, ada satu pertandingan big match "kepagian" yang menunggu kita malam ini, Minggu (14/8/2016) pukul 21.55 WIB: Arsenal vs Liverpool di Stadion Emirates, London.

    Musim panas terasa cukup membosankan bagi para pendukung The Gunners, mengingat Arsene Wenger hanya mendatangkan satu pemain terkenal, yaitu Granit Xhaka dari Borussia Mönchengladbach dengan harga sekitar 30 juta poundsterling.

    Sementara tiga pemain lainnya yang ia datangkan cenderung belum cukup memiliki nama tenar, seperti Takuma Asano (Sanfrecce Hiroshima), Robert Holding (Bolton Wanderers), dan Kelechi Nwakali (Diamond Football Academy).

    Banyak yang berpendapat jika yang Arsenal butuhkan sekarang adalah penyerang yang lebih hebat daripada Olivier Giroud yang saat ini diragukan tampil akibat belum fit. Mungkin dua lusin gol dari Giroud di semua kompetisi sepanjang musim lalu, ditambah dua golnya di Piala Eropa 2016, belum cukup untuk membuat para pendukung Arsenal puas.

    Entah dengan mendatangkan, misalnya, Alexandre Lacazette, akan membuat para pendukung Arsenal puas dengan kegiatan transfer Wenger atau tidak. Masih ada waktu sampai akhir bulan Agustus yang menandakan ditutupnya jendela transfer.

    [Baca juga pratinjau Arsenal: Arsenal Belum Cukup Kuat untuk Menjadi Juara]

    Badai Cedera untuk Kedua Kesebelasan

    Belum selesai satu masalah, masalah lainnya bagi Wenger justru kembali muncul. Arsenal sedang mengalami krisi cedera, terutama pada posisi bek tengah. Gabriel Paulista mengalami cedera pergelangan kaki, Per Mertesacker dan Carl Jenkinson cedera lutut, ditambah Laurent Koscielny yang belum fit.

    Selain pemain-pemain di atas, Arsenal juga kemungkinan besar harus kehilangan Mesut Oezil (belum fit), Jack Wilshere (lutut), dan Danny Welbeck (lutut).

    Kabar-kabar tidak mengenakkan di atas berarti akan membuat Theo Walcott atau Alexis Sánchez akan dimainkan sebagai ujung tombak. Tapi sepertinya Alexis yang akan lebih dipilih oleh Wenger, yang paling berpotensi membahayakan pertahanan Liverpool yang juga harus kehilangan Loris Karius (hamstring), Joel Matip (pergelangan kaki), dan Mamadou Sakho (betis).



    Selain tiga pemain Liverpool di atas, Juergen Klopp juga malam ini diperkirakan belum bisa memainkan Lucas Leiva (tumit), Marko Grujić (terbentur), James Milner (tumit), dan Daniel Sturridge (panggul).

    Kedua kesebelasan sepertinya harus banyak kehilangan pemain mereka akibat cedera. Padahal musim 2016/17 belum benar-benar dimulai untuk keduanya meskipun sudah melewati pra-musim.

    Berpotensi Menampilkan Kecepatan dan Teknik

    Meskipun badai cedra di atas, baik Arsenal maupun Liverpool diperkirakan akan masih bisa menampilkan permainan yang menarik untuk ditonton. Permainan sayap Arsenal adalah salah satu yang menjanjikan dengan potensi Walcott, Alex Oxlade-Chamberlain, Alex Iwobi, dan Joel Campbell yang bisa dipilih oleh Wenger.

    Begitu juga dengan Liverpool yang masih bisa menurunkan Roberto Firmino dan Philippe Coutinho, yang keduanya memiliki rasio menembak terbanyak di Liga Primer musim lalu.

    Bukan hanya Firmino dan Coutinho. Sadio Mané dinilai siap menampilkan performa gemilangnya seperti yang ia tampilkan sepanjang dua musim di Southampton, dan pemain baru lainnya, Giorginio Wijnaldum, yang musim lalu menjadi gelandang produktif di Liga Primer dengan 11 gol bersama Newcastle United.

    Dengan pemain-pemain yang disebutkan di atas, kemungkinan besar pertandingan akan menampilkan kecepatan dan teknik, sehingga bagi kita sebagai penonton, hanya tinggal gol demi gol saja yang kita harapkan.


    [Perkiraan susunan pemain Arsenal dan Liverpool. Kredit: Pandit Football Indonesia]

    Dengan 'Gegenpressing', Liverpool Sedikit Diuntungkan

    Harus bermain di kandang lawannya, tidak membuat Liverpool tidak diunggulkan. Justru sebaliknya, The Reds lebih diunggulkan malam ini karena badai cedera Arsenal lebih menimbulkan konsekuensi bagi Wenger untuk tidak bisa menampilkan kedua bek tengah terbaik mereka.

    Seperti yang bisa kita lihat kembali dari gambar di atas, hanya Calum Chambers dan Holding yang merupakan bek tengah alami. Tapi kami memperkirakan Wenger akan menurunkan Nacho Monreal, seorang bek kiri, sebagai bek tengah, alih-alih Holding yang masih belum berpengalaman.

    Ini yang juga membuat Wenger dipaksa untuk membeli bek tengah baru sehingga nama Skhodran Mustafi bahkan sampai Jonny Evans pun dihubungkan dengan Arsenal.

    Liverpool sangat bisa memanfaatkan hal ini, apalagi mereka memiliki Firmino, Coutinho, dan Mané, ditambah Jordan Henderson, Adam Lallana, Divock Origi, serta Danny Ings (bisa juga tambah dua "nama asing" ini: Christian Benteke dan Mario Balotelli).

    [Baca juga pratinjau Liverpool: Klopp Proyeksikan Skuat Musim Ini untuk Jangka Panjang]

    Bukan hanya soal pemain, Liverpool dinilai lebih siap karena sudah memainkan pertandingan pra-musim yang lebih banyak daripada Arsenal. Liverpool bermain dalam 9 pertandingan dengan memperoleh 6 kemenangan (salah satunya membantai 4-0 Barcelona) dan tiga kekalahan di pra-musim; sementara Arsenal hanya 5 pertandingan (4 menang dan sekali imbang).

    Berita buruk untuk para pendukung Arsenal adalah taktik 'gegenpressing' Klopp. Permainan menekan a la Klopp dinilai paling efektif jika menghadapi lawan yang menguasai bola dengan ekspansif, persis dengan Arsenal saat ini.

    Lini pertahanan yang sedang dilanda badai cedera lebih berpotensi membuat Arsenal lebih mudah diserang saat transisi dari menyerang ke bertahan.

    Arsenal bisa jadi tidak kerepotan jika Xhaka sudah benar-benar nyetel dengan Liga Primer. Dengan Liverpool yang menekan tinggi, kemampuan Xhaka akan menjadi krusial karena ia bisa mengatur tempo, memperlambat untuk kemudian dengan sekejap membangun serangan cepat, bagi rekan-rekannya saat ia bermain di Borussia Mönchengladbach musim lalu dan juga Swiss.

    Jangan kaget jika malam ini Liverpool banyak bisa merepotkan Arsenal (bahkan mencetak gol) lewat skema serangan balik ketika bek-bek Arsenal terlihat belum siap menutup perferakan bola dan pergerakan pemain dari, terutama, Firmino, Coutinho, dan Mané.

    Prediksi

    Semua hal di atas adalah di atas kertas. Di atas lapangan nanti yang terjadi bisa berbeda. Liverpool kemungkinan akan memainkan duet bek yang belum teruji, yaitu Ragnar Klavan dan Dejan Lovren.

    Meskipun keduanya sudah bermain bersama sebagai starter sebanyak 4 pertandingan pra-musim, ditambah penjaga gawang Simon Mignolet yang "hobi" blunder atau Alex Manninger yang terlalu tua, Liverpool berpotensi kerepotan jika Arsenal memainkan bola panjang seperti yang Wenger lakukan saat berkunjung ke Anfield awal tahun ini.

    Dari kesemuanya, meskipun ada badai cedera, kami berani bertaruh jika pertandingan malam ini akan tetap menarik untuk pendukung Arsenal, Liverpool, maupun penonton netral.

    Tapi, khusus untuk penonton netral, pertandingan berpotensi semakin menarik karena baik Arsenal maupun Liverpool sepertinya akan melakukan beberapa kesalahan di lini belakang untuk bisa dimanfaatkan oleh lawan mereka masing-masing untuk menciptakan peluang. Yang jelas kedua kesebelasan berarti jangan sama-sama lengah jika tidak ingin dikagetkan oleh lawan mereka.

    ====

    *penulis juga menulis untuk situs @panditfootball; juga biasa membuat artikel yang berkaitan dengan sport science. Beredar di dunia maya dengan akun @dexglenniza.

    (roz/roz)
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game