detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 17 Okt 2019 15:35 WIB

DKI Jakarta & NBA Jalin Kerja Sama Penerapan Kurikulum Basket di Sekolah

Mercy Raya - detikSport
DKI Jakarta teken kerja sama dengan NBA. (Foto: Mercy Raya/detikSport) DKI Jakarta teken kerja sama dengan NBA. (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan National Basketball Association (NBA) untuk kurikulum olahraga basket di sekolah-sekolah. Program akan dimulai 2020.

Seremoni kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Managing Director NBA Asia Scott Levy dan pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat. Penandatanganan itu berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Kamis (17/10/2019), disaksikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Adapun program yang diterapkan yakni memadukan kurikulum Junior NBA dengan kurikulum pendidikan jasmani di sekolah. Akan ada pelatihan olahraga basket dan kebugaran umum kepada 1,5 juta siswa pada tahun 2020.

"Pemerintah provinsi DKI Jakarta mendukung upaya NBA untuk terus meningkatkan kesehatan dan mendorong gaya hidup aktif generasi muda melalui permainan basket. Tentu kami menaruh perhatian sangat besar pada pendidikan olahraga dan kami menyadari potensi signifikan dari kurikulum Jr. NBA dalam bentuk generasi masa depan Indonesia," kata Anies usai acara.


Sejak diluncurkan pada 2014, program jr. NBA telah menjangkau lebih dari 16,5 juta anak-anak laki-laki dan perempuan di Indonesia. Program ini mengajarkan keterampilan dasar dan nilai utama Jr. NBA, yaitu sportivitas, kerja sama, sikap positif, dan saling menghargai.

Selain itu, program akademi pelatih Jr. NBA telah memoles lebih dari 44 guru dari 35 ribu sekolah di 21 kota dan provinsi di seluruh Indonesia.

"Kemitraan ini kami harapkan bisa menumbuhkan potensi basket anak-anak dan membuat anak-anak lebih sehat, dan harapannya dengan jangka panjang bisa memunculkan bibit terbaik bisa berada di gelanggang internasional dan membawa nama baik Jakarta," ujar dia.

"Kami juga berharap kerja sama ini bisa diperluas untuk bidang-bidang lainnya dan kami mendukung penuh. Kami merasa para pelatih khususnya mengalami tranformasi. Para pelatih bola basket yang datang adalah pelatih yang sisi pengalaman luas, tapi tak kalah pendekatan yang mendasar pada ilmu pengetahuan, dan spirit dan semangat luar biasa, mereka sangat ekspresif berlatih," dia menambahkan.


Sementara itu Scott Levy mengakui ini kali pertama mereka bekerja sama dengan pemerintah kota, terkait penerapan kurikulum olahraga basket di sekolah. Ia berharap kota lainnya bisa menyusul.

"Sebenarnya, kami bekerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah beberapa tahun lalu (jJr. NBA). Namun, khusus ini kami melangkah ke step selanjutnya," kata Scott Levy, dalam kesempatan yang sama.

"Bahwa anak-anak kecil yang mulai bersekolah, dari SD, SMP, dan SMA, mendapat kesempatan untuk belajar bersama Jr. NBA, agar mereka memiliki gaya hidup sehat untuk ke depannya. Respon pemerintah kota Jakarta juga sangat bagus. Mereka mendukung program yang akan dilakukan."

"Untuk sekarang kami memberikan pelatihan kepada pelatih, guru-guru, dan juga murid, mengenai basket untuk hidup mereka. Ini sebagai salah satu contoh, kami akan menyambangi (sekolah-sekolah) di DKI Jakarta, dan kota-kota lain di Indonesia."

"Kami juga berharap akan ada pemain indonesia yang bermain di NBA, dan yang terpenting kami ingin anak-anak punya gaya hidup sehat," dia menambahkan.


Simak Video "Anies Sebut BPPT Offside soal Rencana Hujan Buatan"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com