Joan Mir Frustrasi, tapi Sudah Maafkan Jack Miller

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Senin, 25 Apr 2022 18:30 WIB
Suzuki Spanish rider Joan Mir (R) checks on Ducati Australian rider Jack Miller after crashing during the MotoGP Portuguese Grand Prix at the Algarve International Circuit in Portimao on April 24, 2022. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)
Joan Mir terseret motor Jack Miller di MotoGP Portugal (Foto: AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
Jakarta -

Insiden dengan Jack Miller di MotoGP Portugal diakui Joan Mir bikin frustrasi. Meski demikian, rider Suzuki Ecstar itu sudah memaafkan Jack Miller.

Insiden itu terjadi di tengah-tengah balapan MotoGP Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Minggu (24/4/2022) malam WIB. Mir, Miller, dan Johann Zarco terlibat duel perebutan posisi kedua.

Saat mencoba menyalip Mir di tikungan pertama di lap ke-18, Miller kehilangan kendali pada bagian depan motornya lalu terjatuh. Sial bagi Mir, dia ikut tersapu motor rider Ducati itu dan terseret sampai gravel.

Padahal Mir tengah berusaha mengejar podium pertamanya di MotoGP musim ini. Juara dunia MotoGP 2020 itu mencoba bertahan di lintasan dengan segala kesulitan yang dialami.

"Sangat sulit untuk menekan di balapan ini, saya kesulitan menyerang. Setelah start yang bagus saya cuma mencoba meraih posisi sebaik mungkin dan saya masuk ke mode bertahan," ujar Mir seperti dilansir Crash.

"Sejak lap pertama atau kedua saya mulai merasa ada yang tidak beres. Mulai ada banyak pergerakan di depan, yang makin memburuk dan memburuk. Bagian depan motor benar-benar mencapai batasnya."

Joan Mir menilai insiden dengan Jack Miller sebagai hal yang wajar dalam balapan. Mir berharap Miller belajar dari kejadian ini.

"Apa yang terjadi dengan Jack jelas bikin frustrasi, tapi kesalahan bisa terjadi dalam balapan dan saya juga pernah melakukan kesalahan yang mirip di masa lalu. Itu insiden balapan dan tidak disengaja," ucap Mir.

"Sangat disayangkan, tapi sekali lagi saya juga pernah melakukan kesalahan ini beberapa kali jadi harap dia akan belajar dari ini dan tidak mengulanginya," kata Joan Mir.

(nds/aff)