Ajukan Resign, Andre Villas-Boas Malah Dipecat Marseille

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 03 Feb 2021 01:00 WIB
(FILES) In this file photo taken on January 15, 2021 Marseilles Portuguese head coach Andre Villas Boas gives a press conference, in Marseille. - Andre Villas-Boas has handed in his resignation at Marseille because the club signed Olivier Ntcham without asking his permission he announced during a press conference on February 2, 2021. (Photo by NICOLAS TUCAT / AFP)
Villas-Boas ingin mundur dari Marseille, namun malah dipecat. Foto: AFP/NICOLAS TUCAT
Jakarta -

Andre Villas-Boas mengajukan surat pengunduran diri sebagai pelatih Marseille. Namun raksasa Prancis itu memilih untuk memecatnya.

Cerita tak biasa ini bermula saat Marseille merekrut gelandang Celtic FC, Olivier Ntcham. Gelandang 24 tahun asal Prancis itu diboyong di bursa transfer Januari dengan status pinjaman sampai akhir musim.

Masalahnya, Villas-Boas tak menyetujui peminjaman itu, bahkan sudah menolaknya. Namun manajemen L'OM tetap bersikukuh mengambilnya. Inilah yang tak disukai Villas-Boas. Ia merasa dilangkahi.

"Itu bukan keputusan yang saya ambil. Secara spesifik, saya tak setuju untuk merekrutnya. Saya tak menyadarinya. Saya baru tahu soal perekrutan itu pagi ini saat membaca berita," ujar Villas-Boas dalam jumpa pers, Selasa (2/2/2021).

"Saya sudah mengajukan pengunduran diri, mengatakan saya tak setuju dengan strategi olahraga klub. Direksi klub tak meminta tanggapan terakhir dari saya (soal transfer itu)."

"Saya tak menginginkan uang, saya cuma mau pergi. Kesepakatan tak tertulis soal perekrutan pemain sudah dilanggar. Selama 2-3 tahun terakhir, klub ini tak pernah jelas jika berurusan dengan transfer, dan saya tak bisa menerimanya," kata pelatih asal Portugal itu lagi.

Alih-alih menerima surat pengunduran diri Villas-Boas, Marseille malah melepasnya dengan tidak hormat beberapa jam setelahnya. Eks manajer Chelsea dan Tottenham Hotspur itu dianggap sudah merendahkan klub.

"Keputusan ini (pemecatan) menjadi tak terelakkan, mengingat sejumlah aksi dan sikap yang sudah merusak nama Marseille dan para karyawannya yang telah berjuang setipa hari menjaga nama klub," tulis pernyataan Marseille, dikutip The Guardian.

"Komentar yang dibuat dalam jumpa pers terkait Pablo Longoria, direktur sepakbola Marseille, tak bisa diterima. Investasi luar biasa yang dilakukan klub tak boleh dipertanyakan, bahkan transfer ini disambut baik oleh semua pihak dalam bursa transfer musim dingin," lanjut pernyataan itu lagi.

Villas-Boas mulai melatih Marseille sejak musim panas 2019. Di musim lalu, ia membawa Florian Thauvin dkk finis di urutan kedua Liga Prancis.

Namun di musim ini perjalanan Marseille agak tertatih-tatih. Mereka tersingkir di fase grup Liga Champions, dan sedang berada di peringkat sembilan klasemen sementara Ligue 1 dengan 32 poin.

(adp/pur)