Krisis Politik, Kolombia Batal Gelar Copa America 2021

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 22 Mei 2021 04:35 WIB
Anti-government protesters gather near Romelio Martinez stadium where a Copa Libertadores soccer match between Colombias América de Cali and Brazils Atlético Mineiro is being played, in Barranquilla, Colombia, Thursday, May 13, 2021. Protesters are demanding that soccer matches in Colombia should be cancelled during their ongoing protests against the government of President Ivan Duque. (AP Photo)
Kolombia lagi tidak kondusif, batal gelar Copa America 2021 (AP Photo)
Luque -

Kolombia dipastikan batal jadi tuan rumah Copa America 2021. Ini menyusul adanya krisis politik di negara Amerika Selatan tersebut.

Kolombia sejatinya jadi tuan rumah bersama Argentina untuk Copa America tahun ini. Bahkan Kolombia mendapat kehormatan untuk menggelar partai final 10 Juli di Estadio Metropolitano Baranquilla.

Tapi, hal itu dipastikan gagal terwujud karena adanya demonstrasi di Kolombia berlangsung sejak akhir April, karena adanya reformasi pajak dan perawatan kesehatan yang akan diumumkan Presiden Ivan Duque.

Para demonstran terus menggelar aksi di jalanan hampir tanpa jeda selama tiga pekan berturut-turut, yang berlangsung di ibukota Bogota, Medellin, dan Cali. Ketiganya adalah venue di fase grup Copa America.

Alhasil, Federasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) memutuskan untuk mencabut hak tuan rumah Kolombia, karena menilai situasinya tidak kondusif.

Kolombia sempat meminta turnamen tersebut diundur ke akhir tahun tapi ditolak CONMEBOL. Karena itulah Argentina kemungkinan besar akan jadi tuan rumah tunggal untuk perhelatan Copa America.

"Sehubungan dengan permintaan resmi pemerintah Kolombia untuk menjadwal ulang CONMEBOL Copa America pada November, CONMEBOL memberikan jawabannya sebagai berikut," ujar keterangan resmi CONMEBOL.

"Karena alasan terkait kalender kompetisi internasional dan logistik turnamen, maka Copa America 2021 tidak mungkin diundur ke November."

"CONMEBOL berterima kasih atas antusiasme dan komitmen yang ditunjukkan oleh Presiden Republik Kolombia, Ivan Duque dan para pembantunya, serta oleh presiden Federasi Sepak Bola Kolombia, Ramon Jesurun, dan timnya. Kami yakin di masa depan akan ada proyek-proyek baru yang akan muncul demi pertumbuhan sepakbola Kolombia dan Amerika Latin."

Turnamen Copa America juga sudah kehilangan dua peserta, Qatar dan Australia, yang tiba-tiba mengundurkan diri karena pandemi virus corona. Kini cuma ada 10 negara Amerika Latin yang ikut sedari 13 Juni hingga 10 Juli.

Kolombia kebagian jatah menggelar laga Grup A yang diisi juara bertahan Brasil, Ekuador, Peru, dan Venezuela. Dengan demikian, CONMEBOL rencananya akan memindahkan laga-laga tersebut ke Paraguay dan Ekuador.

(mrp/rin)