Kelemahan Lukaku dari Dulu adalah...

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 18 Jun 2021 22:45 WIB
SAINT PETERSBURG, RUSSIA - JUNE 12: Romelu Lukaku of Belgium is challenged by Georgi Dzhikiya of Russia during the UEFA Euro 2020 Championship Group B match between Belgium and Russia on June 12, 2021 in Saint Petersburg, Russia. (Photo by Dmitry Lovetsky - Pool/Getty Images)
Romelu Lukaku dikaitkan dengan kepulangan ke Chelsea usai antar Inter Milan juara. (Foto: Getty Images/Dmitry Lovetsky - Pool)
Jakarta -

Romelu Lukaku mengawali kiprah di Euro 2020 dengan baik bersama Belgia. Tapi salah satu titik lemahnya masih terlihat.

Lukaku langsung mencetak dua gol pada laga pertama Belgia di Piala Eropa 2020, ketika melibas Rusia 3-0. Belgia lalu menang 2-1 atas Denmark, Kamis (17/6/2021) malam WIB dan lolos.

Kendati tak mencetak gol di laga ini, Lukaku memainkan peran krusial dalam Belgia membangun serangan. Dua gol kemenangan itu sendiri didapatkan dari Thorgan Hazard dan Kevin de Bruyne.

Dengan dua golnya sejauh ini, Lukaku masih bersaing di daftar top skor Euro 2020 bersama sejumlah pemain lainnya. Ada tujuh pemain yang sudah mengoleksi jumlah gol serupa, di antaranya Cristiano Ronaldo, Ciro Immobile, Patrik Schick, Manuel Locatelli, Roman Yaremchuk, dan Andriy Yarmolenko.

Bekas bek Chelsea Ashley Cole menyebut Romelu Lukaku kini sudah berkembang pesat, sejak keduanya berbagi ruang ganti di Stamford Bridge. Tapi Cole masih melihat bahwa Lukaku belum lepas benar dari persoalan lamanya: kontrol bola.

"Ya, saya di usia 17 tahun rasanya punya sentuhan pertama yang sedikit lebih baik dari dia. Tapi Anda harus paham bahwa dia mendapatkan tekanan dari belakang, itu sesuatu yang dulu perlu dia perbaiki dan saya rasa dia melakukannya," ujarnya dilansir Ashley Cole.

"Sekarang berbagai hal agak lebih baik. Kemampuannya menghubungkan permainan sudah meningkat, di depan gawang dia sekarang mematikan," imbuh mantan bek tim nasional Inggris ini.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020 di sini.

(raw/krs)