Portugal Vs Jerman: Die Mannschaft Tak Boleh Lagi Tampil Tumpul

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 19 Jun 2021 07:50 WIB
MUNICH, GERMANY - JUNE 15: Toni Kroos of Germany looks dejected following defeat in the UEFA Euro 2020 Championship Group F match between France and Germany at Football Arena Munich on June 15, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Timnas Jerman tak boleh lagi tampil tumpul saat menghadapi Portugal (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Munich -

Jerman tak boleh lagi tampil tumpul seperti saat menghadapi Prancis kala bersua Portugal. Laga kontra Portugal sangat krusial untuk Nationalelf.

Jerman bakal menghadapi lawan sulit yaitu Portugal di Allianz Arena pada matchday kedua Grup F Piala Eropa 2020, Sabtu (19/6/2021) malam WIB. Laga ini bisa disaksikan di Mola via detikcom di sini.

Tekanan besar mengiringi Die Mannschaft menghadapi laga ini. Pasalnya di matchday pertama, Jerman kalah 0-1 dari Prancis.

Pasukan Joachim Loew wajib mengalahkan Portugal demi terus menjaga asa untuk ke-16 besar. Hasrat ini takkan mudah terealisasi karena Portugal sudah unjuk gigi sebagai juara pertama di laga pertama dengan membungkam Hongaria 3-0.

Lini serang Jerman jelas tak boleh lagi tampil melempem seperti saat menghadapi Prancis jika ingin membungkam Portugal. Jerman tampil tak efektif di laga kontra Les Bleus.

Mereka sebenarnya mampu menguasai laga dengan mencatatkan penguasaan bola sebesar 62 persen dengan melepas 10 tembakan. Namun dari usaha tersebut hanya satu tembakan yang mengarah ke gawang Hugo Lloris.

Gelandang Jerman, Emre Can, menegaskan bahwa timnya bakal berusaha keras memperbaiki kesalahan tersebut. Ia mengakui bahwa Nationaelf tampil tak cukup baik di laga menghadapi Prancis.

"Setiap pemain yang bermain menyerang pasti akan kecewa jika tidak mencetak gol. Setiap pemain perlu memiliki keinginan untuk mencetak gol. Kami perlu meningkatkan di area itu pada hari Sabtu dan melakukan lebih baik," ujar Can dikutip dari situs Federasi Sepakbola Jerman DFB.

Beberapa pihak menilai tumpulnya lini depan Jerman ini tak lepas formasi 3-4-2-1 yang diusung Loew. Hal tersebut membuat Loew didesak kembali ke pakem lama dengan memainkan formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3.

Terkait perubahan formasi ini, Can mengungkapkan bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan Loew. Meski demikian, pemain Borussia Dortmund ini yakin Jerman masih bisa tampil lebih baik lagi dengan formasi 3-4-2-1.

Pelatih yang memutuskan apakah akan ada perubahan formasi. Tidak semua hal buruk saat menghadapi Prancis. Kami memang terlalu pasif dalam menyerang, tapi kami bisa melakukan lebih baik bahkan dengan formasi yang sama, lebih berani dan mencetak gol," jelas Can.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini.



Simak Video "Perjalanan 15 Tahun Joachim Loew Bersama Jerman Berakhir!"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/bay)