Granit Xhaka Tolak Vaksin, Kini Terpapar Virus Corona

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 02 Sep 2021 23:00 WIB
ROME, ITALY - JUNE 16: Granit Xhaka of Switzerland applauds the fans following defeat in the UEFA Euro 2020 Championship Group A match between Italy and Switzerland at Olimpico Stadium on June 16, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Alberto Lingria - Pool/Getty Images)
Granit Xhaka menolak mengikuti vaksinasi Timnas Swiss. (Foto: Getty Images/Alberto Lingria - Pool)
Basel -

Granit Xhaka rupanya menolak vaksinasi sebelum tampil membela Timnas Swiss. Gelandang Arsenal itu kini terpapar virus Corona.

Xhaka dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes sebelum laga persahabatan Swiss vs Yunani di Basel, Kamis (2/9/2021) dini hari WIB. Kabar tersebut disampaikan Federasi Sepakbola Swiss (ASF-SFV) yang menyebut kaptennya itu langsung diisolasi di kamarnya.

"Granit Xhaka tidak tersedia untuk tim nasional Swiss dalam pertandingan internasional di Basel melawan Yunani. Kapten "Nati" dinyatakan positif Covid," begitu isi pernyataan resmi ASF-SFV.

Hasil tes positif Granit Xhaka menimbulkan pertanyaan soal apakah pemain 28 tahun sudah menjalani vaksinasi atau belum. Pertanyaan tersebut dijawab oleh kepala komunikasi ASF-SVF, Adrian Arnold.

Melansir laporan Daily Mail, Arnold menjelaskan bahwa Xhaka telah menolak vaksinasi sebelum bergabung bersama Timnas Swiss di jeda internasional. Keputusan ini berseberangan dengan para penggawa La Nati lainnya yang memilih untuk divaksin.

"Granit Xhaka tidak divaksinasi. Dia adalah pemain yang enggan divaksin. Kami menyerahkan ini kepada setiap pemain, itu adalah keputusan pribadi setiap pemain - sama seperti semua orang di Swiss," kata Arnold, dikutip dari Daily Mail.

"Semua pemain lain di tim telah divaksinasi atau telah pulih [dari Covid] - jadi mereka kurang lebih aman, setidaknya dari sudut pandang medis. Tapi satu orang ini tidak benar-benar yakin," sambungnya.

"Kami memiliki tingkat vaksinasi yang sangat tinggi. Sekarang, sayangnya, Granit terpapar. Dari sudut pandang olahraga, sungguh memalukan bagi kami pada momen penting seperti ini," pungkasnya.

Granit Xhaka kini mesti menjalani isolasi mandiri selama lebih dari 10 hari, atau sampai dirinya dinyatakan negatif COVID-19.



Simak Video "Komnas KIPI: Efek Vaksin Covid-19 Lebih Banyak Dialami Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/aff)