Southgate Rela Dipecat Jika Inggris Gagal Juara Piala Dunia

ADVERTISEMENT

Southgate Rela Dipecat Jika Inggris Gagal Juara Piala Dunia

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 26 Sep 2022 10:00 WIB
ENFIELD, ENGLAND - SEPTEMBER 25: England Manager Gareth Southgate speaks during a press conference following a training session at Tottenham Hotspur Training Centre on September 25, 2022 in Enfield, England. England will play their Nations League Group C match against Germany on September 26, 2022. (Photo by Alex Morton/Getty Images)
Southgate siap didepak jika Inggris gagal juara Piala Dunia 2022. Foto: Getty Images/Alex Morton
London -

Meski dikontrak hingga 2024, Gareth Southgate yakin nasibnya sebagai manajer Timnas Inggris akan ditentukan berdasarkan hasil di Piala Dunia 2022 mendatang. Oleh sebab itu ia tak pernah merasa aman di tengah hasil buruk timnya belakangan ini.

Inggris baru saja dipastikan terdegradasi ke Liga B UEFA Nations League edisi berikutnya usai takluk 0-1 dari Italia dalam matchday lima penyisihan Grup A3 akhir pekan lalu. Mereka ada di posisi juru kunci dengan baru meraih dua poin.

Harry Kane dkk juga tak pernah menang dalam lima laga terakhir, tiga di antaranya berakhir kekalahan. Selain itu, The Three Lions juga gagal mencetak gol dalam situasi open play di lima laga tersebut.

Deretan hasil buruk tersebut jelas bukan modal bagus bagi Inggris jelang Piala Dunia yang dimulai kurang dari dua bulan lagi. Bayang-bayang pemecatan pun mulai menghantui Southgate.

Meski begitu, eks Aston Villa dan Middlesbrough itu tetap bersikap tenang. Di tengah sorotan yang ada, Southgate memilih fokus bekerja keras dan memperbaiki kekurangan timnya agar Inggris dalam kondisi siap tempur di Qatar nanti.

"Saya tidak bodoh. Saya tahu saya akan dinilai berdasarkan hasil di Piala Dunia. Durasi kontrak tidaklah relevan di sepakbola. Kamu bisa punya kontrak 3-5 tahun, namun jika hasilnya tak bagus kamu harus terima jika dipecat." ujar Southgate, dikutip BBC.

MILAN, ITALY - SEPTEMBER 23: Declan Rice of England dejected during the UEFA Nations League League A Group 3 match between Italy and England at San Siro on September 23, 2022 in Milan, Italy. (Photo by James Williamson - AMA/Getty Images)Inggris gagal menang di lima laga terakhir, catatan terburuk sejak 2014. Foto: Getty Images/James Williamson - AMA

"Kondisi saya tidak berbeda. Saya tak mau arogan dengan berpikir bahwa kontrak saya akan melindungi jabatan saya, terlepas apapun hasilnya. Saya realistis saja. Saya akan dinilai berdasarkan hasil di Qatar dan saya terima kondisi itu."

"Saya bukanlah pelatih pertama yang melalui masa sulit, dalam hal hasil di lapangan dan kritikan yang hadir. Buat saya, ini tantangan besar untuk memimpin tim melewati saat-saat seperti ini."

"Tak mungkin melalui enam tahun tanpa mengalami masa-masa sulit. Kami harus menunjukkan daya tahan untuk bisa melalui hal semacam ini," jelas Southgate.

Inggris akan menjamu Jerman di Wembley dalam laga penutup UEFA Nations League, Selasa (27/9) pukul 01.45 WIB. Laga itu juga merupakan kesempatan terakhir Southgate untuk bereksperimen dengan timnya sebelum berangkat ke Qatar pada November.

(adp/raw)

ADVERTISEMENT