MU Ganti Pesawat di Tengah Konflik Rusia Vs Ukraina

ADVERTISEMENT

MU Ganti Pesawat di Tengah Konflik Rusia Vs Ukraina

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 24 Feb 2022 18:32 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 09: The Manchester United club badge is put up on the board during the Premier League match between Fulham FC and Manchester United at Craven Cottage on February 09, 2019 in London, United Kingdom. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
MU Ganti Pesawat di Tengah Konflik Rusia Vs Ukraina. Foto: Getty Images/Catherine Ivill
Jakarta -

Konflik Rusia Vs Ukraina, yang semakin memanas, rupanya sudah membuat Manchester United harus berganti pesawat dalam menjalani lawatan ke markas Atletico Madrid di Liga Champions.

Dilansir Daily Star, hal itu berkaitan dengan salah satu mitra yang dimiliki Man United, yaitu maskapai Aeroflot, yang 57,3 persennya dimiliki oleh pemerintah Rusia.

Sejak 2013, Aeroflot sudah menjadi "maskapai resmi" the Red Devils. Dalam kemitraan ini, maskapai itu antara lain menyediakan layanan charter buat skuad MU "pada saat memungkinkan".

Hal itu membuat Aeroflot rutin menjadi maskapai yang digunakan oleh skuad Manchester United untuk menjalani laga-laga di Eropa. Tapi eskalasi Rusia vs Ukraina, dalam beberapa hari terakhir, membuat perubahan mesti dilakukan.

Menurut The Athletic, sumbernya di MU menyatakan bahwa keputusan berganti maskapai untuk lawatan ke Atletico Madrid diambil berdasarkan kepentingan bersama dengan Aeroflot. Titan Airways, yang berbasis di Inggris, jadi maskapai pengganti dalam menjalani laga tandang MU ke Spanyol pada tengah pekan ini.

Di sisi lain, tindakan MU berganti pesawat itu tidak lantas mengubah kemitraan Man United dengan Aeroflot, yang masih tetap berjalan sebagaimana biasa. Hal itulah yang lantas dikomentari sejumlah suporter Setan Merah.

Gelagat invasi Rusia ke Ukraina, sampai akhirnya terwujud dalam skala besar pada hari Kamis (24/2) siang WIB ini, membuat beberapa suporter Man United berharap klub kesayangannya memutus kerja sama dengan Aeroflot.

"Apakah @ManUtd mempertimbangkan putus hubungan dengan maskapai Rusia Aeroflot?" tulis seorang netizen.

Akun yang lain menulis, "Sudah pasti @ManUtd mempertimbangkan untuk mengganti @aeroflot (53% dimiliki Federasi Rusia) sebagai sponsor travel."

Bahkan ada yang menyebut bahwa MU pro-perang jika tetap bermitra dengan Aeroflot. "Aku tahu bahwa saat ini kita lebih seperti badan usaha ketimbang klub sepakbola, tpai United harus bersikap! Kalau tidak, kalian jadi pendukung perang."

(krs/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT