Duo PSG Dikecam, tapi Xavi Dipuji soal Ini

ADVERTISEMENT

Duo PSG Dikecam, tapi Xavi Dipuji soal Ini

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 08 Sep 2022 22:45 WIB
Xavi Hernandez head coach of Barcelona during the UEFA Champions League group C match between FC Barcelona and Viktoria Plzen at Spotify Camp Nou on September 7, 2022 in Barcelona, Spain. (Photo by Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images)
Xavi menyebut Barcelona tak keberatan jika harus menggunakan kereta untuk mencegah polusi. Foto: Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images
Barcelona -

Xavi Hernandez mendapat pujian saat mengomentari isu transportasi Barcelona. Hal yang sempat membuat dua bintang Paris Saint-Germain dikecam.

Xavi mendapat pertanyaan di luar sepakbola, usai Barcelona menggilas Viktoria Plzen 5-1 dalam pertandingan Liga Champions di Camp Nou, Kamis (8/9/2022) dini hari WIB. Pertanyaan itu soal isu transportasi klub.

Mengingat polusi udara sudah tinggi, Xavi ditanya apakah bersedia melakoni perjalanan tim dengan kereta ketimbang pesawat. Pelatih Blaugrana itu meresponsnya dengan bagus.

"Kami tidak bisa berada dalam gelembung yang berbeda dengan masyarakat. Pada akhirnya, kami harus melihat keluar untuk kebaikan orang-orang. Kami bermain untuk rakyat," kata Xavi, dilansir Marca.

"Jika pemerintah atau Generalitat [pemerintah Catalan] mengusulkannya kepada kami, minimal, kami akan mendengarkan mereka dan kami akan mempertimbangkannya."

"Dengan segala kerendahan hati di dunia, jika kami bisa melakukan sesuatu untuk mengubah masyarakat, kami akan melakukannya. Itulah mengapa Barcelona lebih dari sekadar klub. Kami akan melakukannya dengan pasti. Vamos, pasti," ujar Xavi Hernandez.

Komentar Xavi kemudian dibandingkan dengan ucapan dua bintang Paris Saint-Germain, yakni pelatih Christophe Galtier dan striker Kylian Mbappe. Keduanya juga sempat ditanya masalah yang sama, namun responsnya menuai kritik.

Galtier dan Mbappe malah tertawa terbahak-bahak saat ditanya. Bahkan, Galtier membuat jawaban bercanda, yang dianggap tak punya kepekaan sosial.

Hal itu membuatnya dikecam banyak pihak. Beberapa pejabat Prancis meminta keduanya menanggapi masalah lingkungan dengan serius.

(yna/cas)

ADVERTISEMENT