Petarung Inggris Ini Ogah Dukung Tiga Singa di Piala Dunia 2022

ADVERTISEMENT

Petarung Inggris Ini Ogah Dukung Tiga Singa di Piala Dunia 2022

Bayu Baskoro - Sepakbola
Sabtu, 03 Des 2022 08:40 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 23:  Paddy Pimblett of England before his fight with Jordan Leavitt of USA in the Lightweight bout during UFC Fight Night at O2 Arena on July 23, 2022 in London, England. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Petarung UFC Inggris, Paddy Pimblett. (Foto: Getty Images/Julian Finney)
Liverpool -

Petarung UFC asal Inggris, Paddy Pimblett, blak-blakan tidak mau mendukung negaranya di Piala Dunia 2022. Begini alasannya.

Timnas Inggris telah mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Bukayo Saka dkk lolos dengan status juara Grup B.

Publik Inggris berharap tim nasional mereka bisa melaju jauh hingga merebut titel juara. Inggris memang sudah lama tak merengkuh titel internasional sejak 1966.

Meski begitu, tidak semua masyarakat Inggris antusias mendukung Tiga Singa di Piala Dunia. Paddy Pimblett salah satu di antaranya.

Petarung kelas ringan UFC itu bukannya tidak suka sepakbola. Pimblett adalah Scousers (warga asli Liverpool) yang mendukung penuh klub kota asalnya, Liverpool.

Pimblett punya alasan tersendiri mengapa dirinya lebih mencintai Liverpool ketimbang Timnas Inggris. Baginya, sulit menyokong tim yang diisi fans yang kerap menyudutkan The Reds dan Scousers.

"Saya tidak terlalu mengikuti sepakbola internasional. Saya tidak peduli tentang itu, itu merusak musim [Premier League]," kata Pimblett di podcast Pub Talk.

LONDON, ENGLAND - JULY 23: Teammates Paddy Pimblett and Molly McCann of England pose for a photo backstage after their victories during the UFC Fight Night event at O2 Arena on July 23, 2022 in London, England. (Photo by Mike Roach/Zuffa LLC)Paddy Pimblett, petarung UFC yang juga fans berat Liverpool. (Foto: Zuffa LLC/Mike Roach)

"Scousers tidak menyukai sepakbola internasional. Kami tidak punya alasan untuk bergandengan tangan dengan penggemar yang menyanyikan, 'Always the Victim', setiap pekan dan mengolok-olok 97 penggemar yang tewas," sambungnya, merujuk pada korban Tragedi Hillsborough yang menewaskan 97 fans Liverpool.

"Itu menjijikkan. Apa yang lainnya? 'Feed the Scousers,' dan sebagainya. Mengapa kami harus mendukung Inggris? Saya pernah melihat video fans Inggris bernyanyi, 'Kami semua membenci Scousers.' Buat apa kami mesti menyokong Inggris?"

"Dalam hal kriket, rugby, dan setiap olahraga lainnya, saya ingin Inggris menang dan berharap yang terbaik," Paddy Pimblett menuturkan.

(bay/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT