sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 29 Nov 2018 01:50 WIB

PSSI, Luis Milla Sudah Teken Kontrak Baru Tapi Kok Tidak Jadi Melatih?

Yanu Arifin - detikSport
Luis Milla tidak diperpanjang kontraknya melatih Timnas Indonesia usai Asian Games 2018. (Foto: Agung Pambudhy/Detikcom) Luis Milla tidak diperpanjang kontraknya melatih Timnas Indonesia usai Asian Games 2018. (Foto: Agung Pambudhy/Detikcom)
Jakarta - Luis Milla rupanya sudah menyepakati kontrak baru untuk terus melatih Timnas Indonesia. Namun hal itu tidak jadi karena suatu hal, ada apa?

Luis Milla sebelumnya dikontrak PSSI sampai Asian Games 2018. Setelah itu, sempat terjadi dinamika soal perpanjangan kontraknya. Ada berbagai macam kabar, di antaranya adalah gajinya yang ditunggak.

Sampai akhirnya, PSSI memutus tidak melanjutkan kontrak Luis Milla. Per 21 Oktober 2018, PSSI menunjuk Bima Sakti sebagai penerus Luis Milla. Saat itu, kurang dari sebulan lagi Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2018.




Usut punya usut, Luis Milla rupanya sudah meneken kontrak baru untuk terus melatih Timnas Indonesia. Hal itu diungkap mantan Deputi Sekjen PSSI Fanny Irawan saat diundang ke acara Mata Najwa di Trans 7, yang sedang menyiarkan episode bertajuk 'PSSI Bisa Apa?', Rabu (28/11/2018).

"Ketika saya tanya juga, Luis there's problem with your contract? Dia tidak mau menjawabnya. Baru semua terbuka ketika saya mendapat Whatsapp yang isinya tanda tangan kontrak yang sudah ditandatangani Luis Milla dan Pak Ketum (Edy Rahyamadi). Saya mendapatkan itu dari Miguel (Gandia), which is asisten pelatih dari Luis," kata Fanny saat ditanya Najwa Shihab selaku pembawa acara.

Najwa kemudian mempertegas pernyataan Fanny, dengan kembali bertanya apakah Luis Milla sudah meneken kontrak barunya atau tidak. " Ya sudah, sejujurnya sudah ada kontrak yang ditandatangani," kata Fanny.




Namun Fanny menjelaskan, ia tidak mengetahui bagaimana kelanjutan negosiasi antara PSSI dan Luis Milla. Ia cuma menjelaskan, Luis Milla adalah orang yang sangat profesional sehingga bisa saja muncul hal-hal yang mengganggu proses negosiasi tersebut dan akhirnya batal.

Najwa kemudian meminta konfirmasi kepada Refrizal selaku perwakilan PSSI. Anggota Executive Committee itu menjawabnya dengan mengklaim batalnya kesepakatan karena Luis Milla tidak mau datang ke Indonesia.

"Semua keputusan Exco ini ditugaskan Sekjen PSSI (Ratu Tisha Destria) untuk berkomunikasi dengan Luis Milla dan semua selalu laporan di grup, bagaimana perkembangan komunikasi dengan Luis Milla. Apapun perkembangannya kami laporkan," jawab Refrizal.

"Sampai Pak Edy, walaupun dia tidak datang, dia bilang apapun permintaan Luis Milla, termasuk gaji, kalau dia mau kami (PSSI) tidak ada keberatan, tapi dia harus datang. Itu yang diminta Pak Edy, tanda tangan kontraknya di Indonesia," ungkapnya.

Digantinya Luis Milla disebut-sebut menjadi salah satu ketidakbecusan PSSI menyiapkan Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2018. Bima Sakti pun akhirnya gagal membawa Evan Dimas dkk tampil apik, dengan langsung tersingkir di fase grup.


(yna/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed