sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 17 Feb 2019 13:58 WIB

Mantan Pelatih Timnas: Debat Capres Seperti El Clasico

Mercy Raya - detikSport
Eks pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini antusias dengan debat capres kedua. (Foto: ADAM AIDIL/AFC) Eks pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini antusias dengan debat capres kedua. (Foto: ADAM AIDIL/AFC)
Jakarta - Mantan pelatih tim nasional Indonesia U-16 Fakhri Husaini tak sabar menunggu debat capres kedua. Dia mengibaratkan debat tersebut seperti laga El Clasico.

Debat Pilpres kedua Pemilu 2019 akan berlangsung di Hotel Sultan, Senayan, (17/2/2019) pukul 19.30 WIB malam nanti. Tema yang diusung antara lain energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.




Fakhri merupakan satu dari jutaan warga Indonesia yang tak sabar menunggu debat ini. Saking antusiasnya, Fakhri bahkan sudah lebih dulu meramaikan debat kali ini dalam akun resmi media sosialnya @coachfakhri.

"Layaknya laga sepakbola, debat ini akan diingat orang jika dilakukan dengan 'teknik tinggi, taktik jitu, fisik tangguh, mental teruji dan menjunjung tinggi nilai fair play, respect sebelum-selama-setelah laga," tulis Fakhri.

"Saya tidak sabar menunggunya, sesabar saya menunggu isu yang belum pernah sekalipun disampaikan oleh para Capres ini yakni tentang strategi membangun prestasi olahraga Indonesia. Atau, jangan-jangan olahraga belum menjadi isu penting di negeri ini?"




Fakhri pun mengimbau para pendukung agar tetap menanggapi perdebatan dengan kepala dingin.

"Saya mengibaratkan debat malam ini seperti laga El Clasico, dimana sebelum-selama-setelah laga kedua tim tetap menunjukkan sikap fair play dan respect, meski laganya sendiri berlangsung ketat, keras, panas," kata Fakhri saat dikonfirmasi detikSport.

"Untuk para pendukung, perlu dipahami bahwa sikap, atau cara mereka memberikan dukungan kepada calonnya, akan berdampak pada saat pemilihan nanti. Berilah dukungan yang wajar, elegan, karena yang berdebat ini adalah putra-putra Indonesia juga, yang setelah Pilpres nanti, yang kalah atau menang masih tetap orang Indonesia, tetap akan berkontribusi membangun Indonesia."




"Hal lain yang juga dinantikan oleh pemirsa adalah sikap kenegarawan selama debat dan mengendalikan para pendukungnya," sambungnya. (mcy/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed