sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 22 Mar 2019 17:42 WIB

Setelah Ezra, Jangan Ada Lagi Pemain yang Kena PHP PSSI

Mercy Raya - detikSport
Menpora Imam Nahrawi (Robby Bernardi/detikSport) Menpora Imam Nahrawi (Robby Bernardi/detikSport)
Jakarta - Menpora Imam Nahrawi menilai PSSI telah memberikan harapan palsu kepada Ezra Walian di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Dia bilang seharusnya PSSI lebih terbuka kepada pemerintah.

Ezra dipastikan tak bisa berkostum Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 yang berlangsung di Hanoi, Vietnam, 22 sampai 26 Maret 2019. Dia terganjal aturan FIFA yang melarang seorang pemain untuk tampil dalam negara berbeda setelah tampil bersama Timnas lain dalam ajang level A. Nah, Ezra pernah bergabung dalam Tim Nasional U-17 Belanda dan tampil dalam Kualifikasi Piala Eropa di kelompok umur itu.

PSSI mengetahui status Ezra sejak pekan lalu. Tapi, nekat membawa Ezra ke Vietnam bersama 23 pemain lain.


Imam menilai ada keteledoran PSSI dalam mengambil langkah hingga menyertakan Ezra ke Vietnam. Dia berharap aksi konyol serupa tidak diulang lagi karena berakibat kekecewaan mendalam kepada pemain.

"Kami baru tahu juga, sehingga kami belum bisa merespons lebih lanjut. Tapi, ini menjadi pelajaran penting berikutnya (bagi PSSI) harus dipersiapkan apa saja prasyarat yang harus dipenuhi bagi setiap pemain untuk memperkuat Timnas. Lebih-lebih yang punya dwi kewarganegaraan," kata Imam saat ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Jumat (22/3/2019).

"Karenanya, PSSI, saya kira, perlu proaktif, sisi mana yang bisa dibantu pemerintah karena pada prinsipnya pemerintah akan membantu setiap keinginan federasi cabor untuk meraih prestasi terbaiknya," ujar dia kemudian.


(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed