Teco: Dengan Protokol Ketat, Seharusnya Shopee Liga 1 Bisa Jalan

Muhammad Robbani - Sepakbola
Jumat, 02 Okt 2020 21:16 WIB
Stefano Cugurra Teco, pelatih Bali United
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menilai Shopee Liga 1 seharusnya bisa dilanjutkan. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco merasa Shopee Liga 1 2020 seharusnya sudah bisa digelar. Ia ingin kepastian kompetisi diputuskan dalam waktu dekat.

Bali United pun sudah lebih dari satu kali menggelar swab test buat para pemainnya sebelum menjalani persiapan. Tes itu digelar dari internal tim dan fasilitas yang disediakan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Tak cuma itu, PSSI dan PT LIB juga sudah memberikan medical workshop buat para dokter tim. Dengan kondisi itu, Stefano Cugurra menilai bahwa kompetisi sudah sangat layak untuk digelar lagi.

"Tim sudah bekerja keras untuk punya kondisi bagus sebelum kompetisi bergulir. Tes kesehatan dan protokol kesehatan sudah dijalani selama persiapan. Saat kompetisi tanpa penonton ditambah protokol dan tes kesehatan juga menjadi hal yang utama," kata Stefano Cugurra di laman resmi Bali United.

"Seharusnya kompetisi sudah bisa dijalankan, asalkan semua peraturan ditaati dengan baik. Semua yang terlibat tidak ada yang sakit dan kualitas kompetisi tidak menurun," ujarnya menambahkan.

Pelatih asal Brasil itu juga menilai sebagian besar tim sudah menaati protokol kesehatan yang berlaku. Sayang, segala persiapan buyar begitu saja karena Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak memberi rekomendasi kompetisi.

PSSI, PT LIB, dan Kemenpora, pada, Selasa (29/9/2020) mengumumkan kompetisi belum bisa lanjut. PSSI berharap penundaan paling lama cuma berlangsung satu bulan dan menargetkan November kompetisi bisa digelar.

Terkait hal itu, Bali United memutuskan untuk tetap menggelar latihan. Seandainya kompetisi bisa lanjut, maka kondisi pemain Serdadu Tridatu tetap dalam kondisi siap.

"Tim tetap menjalani latihan dengan kerja keras dan semangat yang sama. Semua menjalani program latihan fisik, teknik dan taktik serta mental pemain di dalam tim," ucap Teco.

"Semoga keputusan kompetisi lanjut atau tidak bukan hanya satu bulan, tetapi seminggu atau dua minggu keputusan sudah ada untuk tim jalani kompetisi," tuturnya.

(cas/rin)