Kaesang Pangarep di Persis Solo: Soal Komitmen, Target, dan Jokowi

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 07 Apr 2021 21:20 WIB
Kaesang Pangarep, bos Persis Solo, menyambangi kantor PSSI hari Rabu (7/4/2021).
Kaesang Pangarep di Persis Solo: Komitmen, Target, dan Jokowi. (Foto: Muhammad Robbani/detikcom)
Jakarta -

Bos Persis Solo Kaesang Pangarep hari ini menyambangi kantor PSSI. Dalam kesempatan itu, Kaesang antara lain bicara soal komitmen, target, dan Joko Widodo.

Baru-baru ini Kaesang menjadi bos Persis Solo. Sebagai orang Solo asli, Kaesang mengaku sudah mendukung Persis sedari kecil.

Ia mau membuktikan bahwa kecintaannya ke Persis dengan membawa klub itu berprestasi di bawah pimpinannya. Kaesang pun menegaskan punya cinta yang tulus buat Persis Solo dan akan berusaha membawa klub Liga 2 itu promosi ke Liga 1.

"Komitmen itu pasti karena Persis Solo harga mati. Mau itu dicapai berapa tahun pun," kata Kaesang menegaskan dalam keterangan persnya saat menyambangi Kantor PSSI, Rabu (7/4/2021).

Kaesang Pangarep pun mengungkap bahwa langkahnya masuk ke jajaran petinggi Persis Solo juga tak lepas dari restu sang ayah, Jokowi, yang juga presiden Republik Indonesia.

"Sebenarnya waktu itu dari bapak (Jokowi) cuma bilang lanjut saja (mengurus Persis Solo). Saya dan bapak enggak banyak omong ke saya, soalnya saya juga sibuk," ujarnya.

Selain target meloloskan Persis ke Liga 1, Kaesang juga berkomitmen mengembangkan bakat-bakat asli dari Solo. Pemain-pemain dari Solo akan diberdayakan di Persis Solo.

Kebetulan Persis punya wadahnya lewat klub-klub internal yang dikelola Persis Solo. Diharapkan Kaesang Pangarep, pemain-pemain Solo bisa memberikan warna di sepakbola Indonesia.

"Solo punya 26 tim, kami ingin mendapatkan sebanyak mungkin talenta Solo Raya, dari Solo kami ingin mengakomodasi anak anak Solo ketika bermain sepak bola dari muda bisa memiliki kesempatan untuk bermain di Persis Solo," tutur adik kandung dari Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ini.

"Yang jelas orang Solo harus bisa masuk Timnas Indonesia dan menguasai 50 persen skuad timnas," ucapnya.

(krs/yna)