PSIS Vs PSM di Piala Menpora 2021, Tim Terproduktif Vs Kuda Hitam

Muhammad Robbani - Sepakbola
Jumat, 09 Apr 2021 12:53 WIB
PSIS Semarang mengalahkan Tira Persikabo di Piala Menpora 2021.
PSIS Vs PSM di Piala Menpora 2021, Tim Terproduktif Vs Kuda Hitam. (Dok. Liga Indonesia Baru)
Jakarta -

PSIS Semarang dan PSM Makassar berhadapan pada perempatfinal Piala Menpora 2021. Duel PSIS Vs PSM ini menghadapkan PSIS sebagai tim terproduktif dengan PSM sang Kuda Hitam.

Laga pertama perempat final ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pukul 18.15 WIB, Kamis (9/4/2021). Menuju duel ini, PSIS Semarang untuk sementara menjadi yang terdepan soal menjebol gawang lawan dengan jumlah sembilan gol.

Pasukan Dragan Djukanovic selalu mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan fase grup. Laga pertama main imbang 3-3 dengan Barito Putera, lalu menang 3-1 atas Tira Persikabo, dan terakhir menang dramatis 3-2 atas Arema FC.

Mahesa Jenar pun lolos dengan status juara Grup A berkat torehan 7 poin. Hal yang sempat tak diduga-duga karena PSIS main di Piala Menpora tanpa pemain asing.

Sementara PSM Makassar menyandang status kuda hitam lantaran sempat tak diperhitungkan, tapi berhasil lolos dari grup neraka. Bhayangkara FC sempat lebih diunggulkan untuk lolos dari Grup B ketimbang PSM.

Kenyataannya, PSM yang mengandalkan 100 persen pemain muda malah tampil mengejutkan. Mereka sukses mengalahkan Persija Jakarta 2-0 dan menahan imbang Bhayangkara 1-1.

Sebagaimana disebutkan di atas, duel PSIS Vs PSM ini adalah ajang dari dua tim yang sama-sama mengandalkan 100 persen pemain lokal. Kedua tim juga memunculkan pemain-pemain muda yang menunjukkan taringnya selama fase grup.

PSIS Semarang memunculkan sosok Pratama Arhan. Pilar Timnas Indonesia U-19 itu tampil mentereng selama fase grup Piala Menpora. Ia menyumbang dua gol dan satu assist, catatan istimewa buat seorang pemain muda berposisi bek sayap.

Arhan pula yang menjadi pemain kunci PSIS saat mengalahkan Arema FC pada laga terakhir fase grup. Ia menyumbang satu gol dan satu assist yang membawa PSIS mengalahkan Arema 3-1 sekaligus memastikan lolos ke babak penyisihan.

Pratama Arhan Timnas Indonesia U-19Pratama Arhan (dok. PSSI)

Sementara PSM Makassar punya Yacob Sayuri. Pemain berusia 23 tahun menjadi mimpi buruk Persija pada laga pertama Grup B. Ia mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 2-0 PSM atas Persija.

Kecemerlangan Yacob Sayuri terus berlanjut pada dua laga selanjutnya. Ia kembali mencetak gol kala PSM main imbang 1-1 dengan Bhayangkara.

Kemudian pada laga terakhir Yacob Sayuri kembali berkontribusi dengan sumbangan satu assist. Artinya, pemain kelahiran 1997 selalu berkontribusi, baik itu mencetak gol atau menyumbang assist dalam tiga pertandingan fase grup.

Penyedia data statistik lapangbola.com menobatkan Yacob Sayuri dengan rating 7.19. Cuma Assanur Rijal dari Persiraja Banda Aceh dengan rating lebih tinggi di posisi pertama dengan angka 7.31.

Secara keseluruhan, PSIS lebih diunggulkan untuk memenangi duel melawan PSM. Catatan PSIS di fase grup masih lebih mentereng ketimbang PSM. PSIS produktif dan tak pernah kalah, sementara PSM cuma menang sekali dan imbang dua kali.

PSM juga minim menciptakan peluang berbahaya selama babak grup. lapangbola.com mencatat PSM sebagai tim paling sedikit melepas tendangan tepat sasaran dengan jumlah total tujuh kali saja.

Tapi, lima di antaranya berhasil berbuah menjadi gol. Dengan kata lain, cuma dua tendangan terarah PSM saja yang gagal bersarang di gawang lain.

PSIS juga lebih banyak menang atas PSM saat kedua tim bertemu. Menilik 10 pertemuan kedua tim di kompetisi resmi sejak 2004, PSIS menang lima kali, PSM menang empat kali, satu laga lain berakhir imbang. Kita tunggu saja siapa yang akan berjaya dalam duel PSIS Vs PSM kali ini.

(aff/krs)