Pemain Barito Tak Akan Terpengaruh Tingkah Yudha Febrian

Mercy Raya - Sepakbola
Senin, 17 Mei 2021 18:50 WIB
Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman
Pelatih Bartio, Djadjang Nurjaman, yakin pemainnya tak akan terpengaruh Mochamad Yudha Febrian. (Foto: detikcom/Yudha Maulana)
Jakarta -

Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, meyakini para penggawanya tak akan terbawa pengaruh buruk Mochamad Yudha Febrian. Mereka dinilai punya mental baik.

Yudha merupakan eks pemain Timnas U-19 yang tercatat memiliki rentetan kasus. Setelah sempat dicoret dari Timnas karena tindakan indispliner pulang dini hari, dia juga menghebohkan publik dengan video viralnya sedang dugem dengan seorang wanita bersama penggawa Timnas lainnya, Serdy Ephy Fano.

Imbas kasus itu, dia kemudian diboyong ke pesantren guna mendapat pembinaan mental oleh klub Barito Putera.

Lepas dari pesantren, Yudha ternyata tak kapok. Pelatihnya, Djadjang Nurdjaman, menyebut ia kembali melanggar komitmen, meskipun tidak dijelaskan detail jenis kesalahannya.

Usai ditegur, Yudha akhirnya memutuskan mundur pada 15 April 2021. Sebelum sebulan kemudian ia kembali berulah. Pemain kelahiran Bogor itu disebut melakukan pelecehan kepada salah seorang wanita yang ditemuinya di sebuah tempat kopi.

Rentetan sikap Yudha yang dinilai tidak baik ternyata sempat membuat Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih Barito khawatir. Meskipun tidak besar.

"Kekhawatiran itu pasti ada. Tapi saya tidak terlalu karena kita tahu anak Barito lainnya cukup punya mental yang bagus," kata Djadjang keada detikSport, Senin (17/5/2021).

"Saya juga percaya (mereka) tidak akan terhasut, tidak akan terbawa, oleh Yudha. Saya yakin betul karena (pemain) yang lainnya saya pikir baik-baik," ujarnya.

Djanur, panggilan karib Djadjang Nurdjaman, meyakini pernyataan itu karena para pemainnya tidak terlalu dekat dengan Yudha. "Enggak (ngajak main atau kontak) karena (pemain) yang lain tidak terlalu dekat dengan Yudha," kata eks pelatih Persib itu mengungkapkan.

Lagipula, Barito punya aturan khusus, untuk membatasi gerak pemainnya berbuat tindakan indisipliner. "Selalu ada aturan seperti itu. Saya pikir setiap klub punya lah," katanya.

Yudha Minta Maaf

Sementara itu, Yudha telah mengakui kesalahannya. Dia juga menyatakan permohonan maaf melalui video yang diunggah dalam akun Twitter, @senandikha11.

"Saya atas nama Yudha meminta maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan saya terhadap Senandhika, masih dalam suasana Lebaran," ucapnya.

(mcy/cas)