APPI: Kondisi Pemain Liga 2 Memprihatinkan akibat Tak Ada Kompetisi

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 24 Jul 2021 14:31 WIB
Firman utina
Presiden APPI, Firman Utina, menyebut kondisi pemain Liga 2 memprihatinkan karena kompetisi tidak berjalan. (Foto: Mukhlis Dinillah/detikSport)
Jakarta -

Pemain-pemain Liga 2 kondisinya memprihatinkan akibat ketiadaan kompetisi. Begitu menurut pernyataan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

APPI baru saja menggelar pertemuan virtual dengan para pemain profesional dari Liga 1 dan Liga 2, Jumat (23/7/2021). APPI mau mendengarkan keluh-kesah para pemain soal vakumnya kompetisi yang sudah berlangsung hampir selama 1,5 tahun.

Dari cerita para pemain, APPI mendapati bahwa kondisi para pemain Liga 2 terbilang memprihatinkan. Banyak yang kelimpungan untuk menyambung hidup karena ketiadaan kompetisi.

"Melihat kondisi saat ini yang masih di tengah ketidakpastian, APPI menginisiasi untuk mengumpulkan para pemain di tiap-tiap klub Liga-1 untuk mendengarkan kondisi dan aspirasi dari mereka. Dari sini kami akan bergerak untuk menyampaikan aspirasi para pemain," kata Presiden APPI Firman Utina.

Para pemain Liga 1 nasibnya lebih baik ketimbang pemain Liga 2. Di Liga 1, dimana rata-rata telah menandatangani kontrak berikut dengan klausul-klausul di tiap-tiap kondisi

"Pemain-pemain dari Liga 2, karena kondisi, Liga 2 bahkan lebih memprihatinkan situasinya," ujar Wakil Presiden APPI Andritany Ardhiyasa.

Untuk itu, APPI menyamakan persepsi dengan para pemain soal kepatuhan menjalankan protokol kesehatan. Diharapkan tak ada lagi yang menjadi penghalang bagi kompetisi untuk digulirkan.

Kabar baiknya, hampir semua pemain Liga 1 sudah menjalani vaksinasi COVID-19 dengan menerima dua dosis. APPI pun turut berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait soal perizinan kompetisi.

"Profesi pemain sepakbola berbeda dengan profesi lainnya, kompetisi digelar butuh persiapan dan dijalankan dengan waktu yang relatif panjang, sehingga kondisi pelonggaran sesaat tidak terlalu berdampak bagi mereka," ujar Pelaksana Tugas (Plt) General Manager APPI, M Hardika Aji.

"Jika konsep kompetisi telah menaati aturan dan protokol kesehatan, seharusnya tidak ada kekhawatiran lagi. APPI akan menindaklanjuti hal ini ke pihak-pihak terkait yang berkepentingan dalam situasi pandemi ini," ucapnya.

(cas/krs)