Presiden Persiraja Tunggu Atta Halilintar Minta Maaf!

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 07 Sep 2021 16:09 WIB
Syaiful Indra Cahya
Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, meminta Atta Hallilintar meminta maaf usai permainan kasar pemain AHHA PS Pati, Syaiful Indra Cahya. (Foto: Instagram @syaiful_indra_cahya)
Jakarta -

Presiden Persiraja Banda Aceh Nazaruddin Dek Gam menuntut tanggung jawab dan permintaan maaf AHHA PS Pati. Secara khusus ia mau Atta Halilintar berjiwa besar.

Nazaruddin menyebut pemainnya, Muhammad Nadhiif, cedera parah seusai dikasari pemain AHHA PS Pati, Syaiful Indra Cahya. Wajah Nadhiif ditendang Syaiful dalam uji coba di Lapangan Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Adapun Syaiful sudah meminta maaf kepada Nadhiif via media sosial sebagaimana ia tunjukkan di akun Instagram miliknya. Tetapi, Nazaruddin mau AHHA PS Pati bertanggung jawab lebih dari itu.

"Atta Halilintar (Chairman AHHA PS Pati) nggak pernah minta maaf, dianggap angin lalu saja. Tanggung jawab terhadap pemain yang cedera saja enggak. Datang ke saya saja nggak," kata Nazaruddin kepada detikSport.

"Padahal mereka untung dari jual tiket. Kami mah nggak dapat apa-apa. Ya kami kecewa juga, seharusnya mereka menghubungi saya untuk minta maaf dan menanyakan kondisi pemain saya, atau menawarkan bantuan. Kan yang mengajak (uji coba) mereka," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, AHHA PS Pati membantah lepas dari tanggung jawab sebagaimana klaim Nazaruddin. Manajer AHHA PS Pati Doni Setiabudi menegaskan sudah memediasi Syaiful dan Nadhiif.

AHHA PS Pati juga baru saja mengunggah pertemuan mereka dengan Persiraja. Dalam rilis di akun Instagram AHHA PS Pati, terlihat Syaiful bersama Doni Setiabudi, menemui Nadhiif dan sekretaris Persiraja Rahmat Djailani.

"Bisa dilihat di ofisial Instagram kami. Sudah ada statement resmi. Kami juga sudah datang dan meminta maaf (ke Persiraja)," tutur Doni kepada detikSport.



Simak Video "Atta Halilintar Klaim Masalah AHHA PS Pati Vs Persiraja Sudah Selesai"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/krs)