Situasi Marc Klok Bikin PSSI Hati-hati Naturalisasi Pemain

Muhammad Robbani - Sepakbola
Minggu, 21 Nov 2021 20:30 WIB
Marc Klok WNI
Marc Klok. (Foto: Instagram @marcklok)
Jakarta -

Kasus Marc Klok membuat PSSI kian berhati-hati dalam melakukan naturalisasi. Saat ini federasi kembali mengincar beberapa pemain keturunan buat Timnas Indonesia.

Marc Klok belum bisa memperkuat Timnas Indonesia meski sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak November 2020. Ia terbentur persyaratan dari FIFA yakni dokumen bukti sebagai keturunan orang Indonesia.

Singkatnya, Marc Klok tak bisa membuktikan diri sebagai orang keturunan yang menjadi prasyarat dari FIFA bagi seseorang untuk pindah asosiasi. Sedangkan status WNI-nya didapat melalui proses naturalisasi istimewa karena untuk kepentingan negara, yakni membela Timnas Indonesia.

Saat ini, setidaknya ada empat pemain dari luar negeri yang mengaku sebagai keturunan Indonesia. Mereka adalah Sandy Walsh, Jordy Amat, Mees Hilgers, dan Kevin Diks.

Diketahui PSSI sudah mulai menjalin komunikasi dengan para pemain itu. PSSI juga berhati-hati menaturalisasi pemain agar kasus Marc Klok tak terulang.

"PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi pemain yang punya darah Indonesia. Kami harus hati-hati melakukan hal tersebut, karena yang utama harus ada rekomendasi dari pelatih Shin Tae-yong," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip dari laman federasi.

"PSSI juga mengecek dokumen para pemain ini apakah benar punya darah Indonesia. Karena bila dokumen tidak ada atau tidak diakui FIFA bisa saja kasus Marc Klok terulang. Saat itu dia tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Indonesia," ujarnya.

PSSI menunjuk salah satu anggota Komite Eksekutif yakni Hasani Abdulgani yang secara khusus ditugasi untuk mengurusi hal ini. Dalam waktu dekat timnas Indonesia akan bertanding di Piala AFF Suzuki 2020 pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 mendatang.

Saat ini skuad Garuda sedang menjalani pemusatan latihan di Turki dan berkekuatan 25 pemain. Evan Dimas Cs akan meninggalkan Turki pada awal Desember ke Singapura yang menjadi lokasi terpusat Piala AFF 2020.

(krs/rin)