Persija Berharap Bisa Jajal Stadion JIS dengan Gelar Uji Coba

Muhammad Robbani - Sepakbola
Senin, 29 Nov 2021 21:43 WIB
Foto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/11/2021). Progres pembangunan stadion berkapasitas 82.000 penonton yang digarap oleh PT Jakarta Propertindo itu telah mencapai 84,66 persen per 18 November 2021. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Persija Jakarta berharap bisa menjajal Jakarta International Stadium (JIS) dengan menggelar uji coba (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Persija Jakarta menargetkan bisa menjajal Stadion Jakarta International Stadium (JIS) dengan menggelar uji coba. Sebentar lagi JIS akan segera rampung dan dibuka.

Terdekat, JIS akan debut dengan menggelar Turnamen International Youth Championship (IYC) 2021 pada Desember mendatang. Turnamen ini akan diikuti Indonesia All-Star Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona U-18.

Sementara Persija sebagai klub yang difavoritkan bakal menjadi penghuni JIS belum bisa memanfaatkan stadion baru ini untuk musim 2021. Sebab, BRI Liga 1 2021 menerapkan format series bubble to bubble.

"Rasanya kalau melihat persiapan yang ada terlalu riskan dalam waktu dekat, apalagi konsep kompetisi musim ini sistem bubble, ada seri keempat dan kelima konon di Bali," kata Direktur Persija Ferry Paulus kepada wartawan, soal peluang timnya berkandang di JIS musim ini.

"Sehingga kemungkinan besar kami belum bisa menggunakan kandang di JIS. Mungkin ada friendly match atau pertandingan-pertandingan berikutnya," ujarnya menambahkan.

Ditambahkan Ferry, Persija berharap JIS sudah bisa digunakan untuk musim 2022. Kebetulan stadion yang akan berkapasitas 82 ribu penonton itu diperkirakan sudah rampung tahun depan.

Belum lama ini PT Jakpro mengumumkan bahwa progress pembangunan JIS sudah mencapai 80 persen lebih. Tapi impian Persija cuma bisa tercapai kalau Liga 1 kembali menerapkan sistem home-away lagi.

"Mudah-mudahan kompetisi musim depan kami bisa bermarkas di JIS karena ini semua akan lengkap. Infrastruktur memadai, yang belum paling sarana transportasi yang menunjang," ucap Ferry.

Stadion JIS bisa menjadi jawaban kegelisahan Persija yang kerap terusir berkandang di Jakarta. Ketiadaan stadion representatif membuat Macan Kemayoran terusir dari Jakarta dalam beberapa musim terakhir.

Memang ada Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang punya fasilitas memadai. Namun, statusnya sebagai stadion milik negara membuat Persija bukan prioritas untuk memakai venue berkapasitas 75 ribu penonton itu.

(nds/nds)